Tank-Tank Israel Bantai Beberapa Keluarga Gaza di Tenda Pengungsi Al Mawasi
Beberapa warga mengatakan, serangan Israel ke Rafah semakin intensif sejak Rabu (19/6/2024). Suara ledakan serta tembakan terdengar tanpa henti.
“Tadi malam adalah salah satu malam terburuk di Rafah barat. Drone, pesawat, tank, dan kapal angkatan laut membombardir daerah tersebut. Kami merasa penjajah berusaha untuk sepenuhnya menguasai kota,” kata Hatem (45), seorang warga.
Para tentara Zionis, lanjut dia, mendapat perlawanan sengit dari para pejuang.
Wali Kota Rafah Ahmed Al Sofi mengatakan, wilayah yang dipimpinnya menjadi daerah operasi militer Zionis.
“Kota ini mengalami bencana kemanusiaan dan para warga sekarat di dalam tenda mereka karena pengeboman Israel,” kata Sofi.
Dia meambahkan, tidak ada fasilitas medis yang berfungsi di Rafah. Penduduk yang bertahan serta para pengungsi tidak memiliki air minum dan makanan.