Tegas! Erdogan Sebut Israel Organisasi Teroris
ANKARA, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengulangi kecamannya kepada Israel dengan menyebutnya sebagai organisasi teroris Zionis. Sebutan itu dilontarkan Erdogan terkait serangan Israel ke Jalur Gaza dan Lebanon.
Erdogan juga mengecam negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat (AS), yang terus membantu Israel melakukan pembantaian.
“Sejarah tidak akan pernah memaafkan mereka yang memuji monster, yang bertanggung jawab atas darah puluhan ribu anak-anak, perempuan, dan warga sipil Palestina,” katanya, kepada anggota parlemen partai berkuasa Turki, AK, seperti dikutip dari Al Jazeera, Rabu (9/10/2024).
Meski demikian, Erdogan menegaskan serangan lintas batas antara Israel dan Iran telah meningkatkan risiko konflik regional.
“Mempertimbangkan suasana di kawasan ini, kami percaya bahwa perlu pembicaraan lebih banyak, kita perlu rekonsiliasi," ujarnya.
Ini bukan kali pertama Erdogan melontarkan pernyataan yang membuat kuping Israel merah.
Pada Desember 2023, Erdogan membandingkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dengan Adolf Hitler. Alasannya, serangan brutal Israel ke Gaza tak berbeda dengan perlakuan pasukan Nazi Jerman terhadap orang-orang Yahudi pada Perang Dunia II.
"Mereka selalu berbicara buruk tentang Hitler. Apa bedanya Anda dengan Hitler? Mereka akan membuat kita merindukan Hitler. Apakah yang dilakukan Netanyahu itu masih kurang daripada apa yang dilakukan Hitler? Sebenarnya tidak," kata Erdogan, saat itu.
Dia juga menyebut Netanyahu lebih beruntung daripada Hitler karena mendapat bantuan dari negara Barat.
"Segala macam bantuan datang dari Amerika Serikat, dan apa yang mereka lakukan dengan semua bantuan itu? Mereka membunuh lebih dari 20.000 warga Gaza," ujarnya, merujuk pada jumlah warga Gaza yang tewas hingga saat itu.
Editor: Anton Suhartono