Tempat Wisata Mulai Dibuka, Spanyol Malah Dihantam Gelombang Panas

Arif Budiwinarto ยท Rabu, 01 Juli 2020 - 14:55 WIB
 Tempat Wisata Mulai Dibuka, Spanyol Malah Dihantam Gelombang Panas

Wisatawan berjemur di Pantai Costa Blanca, Provinsi Alicante, Spanyol (foto: AFP)

MALAGA, iNews.id - Wilayah pesisir selatan Spanyol dilanda gelombang panas imbas dari aliran udara panas Gurun Sahara di benua Afrika.

Otoritas cuaca Spanyol telah mengeluarkan peringatan cuaca level kuning (waspada) gelombang udara panas yang meluncur dari barat Afrika melewati Laut Mediterania.

Lokasi wisata pantai di Provinsi Malaga dan dan Costa da Sol diperkirakan suhu panas bisa mencapai 39-40 derajat celcius, sementara pantai Costa Blanca di Provinsi Alicante diprediksi mencapai 40 derajat celcius.

Dilansir dari The Sun, gelombang panas justru melanda kawasan pesisir saat pemerintah Spanyol membuka kembali lokasi-lokasi wisata pada 21 Juni kemarin setelah ditutup selama 98 hari menyusul keadaan darurat Covid-19.

Costa Blanca merupakan salah satu pantai yang paling diminati turis dari kawasan Eropa. Pantai sepanjang 200 km di Provinsi Alicante bersiap menyambut wisatawan Inggris sebagai revitalisasi kawasan ekonomi berbasis pariwisata.

Baru-baru ini, Uni Eropa mengeluarkan kebijakan baru yang mengatur perjalanan orang di kawasan Eropa di tengah pandemi Covid-19. Mereka memberikan izin kepada 14 negara yang dianggap 'aman' untuk keluar masuk di negara anggota Uni Eropa tanpa menjalani karantina.

Kebijakan yang baru akan berlaku mulai tanggal 6 Juli tersebut memungkinkan Costa Blanca kedatangan banyak wisatawan untuk menikmati matahari musim panas sambil menikmati eksotisme Laut Mediterania.

Meskipun demikian, pengelola wisata pantai tetap diwajibkan menjalankan pengawasan ketat pada wisatawan. Salah satunya menggunakan drone untuk mengingatkan para wisatawan menjaga jarak serta memeriksa kuantitas pengunjung.

Selain lokasi wisata pantai, beberapa kota di Spanyol seperti Benidorm juga mulai menggeliat setelah sempat ditutup. Jejeran bar, restoran dan penginapan sudah kembali buka dan melayani wisatawan mancanegara yang 75 persen diantaranya berasal dari Inggris.

Editor : Arif Budiwinarto