Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Negara Barat Kecam Israel Larang Puluhan Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Tentara Israel Bakar Diri hingga Tewas gegara Status Penyandang Disabilitas

Kamis, 10 Agustus 2023 - 03:01:00 WIB
Tentara Israel Bakar Diri hingga Tewas gegara Status Penyandang Disabilitas
Kasus bunuh diri di kalangan militer Israel menjadi sorotan (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Kasus bunuh diri di kalangan militer Israel menjadi sorotan. Mereka nekat mengakhiri hidup terkait status penyandang disabilitas. Dengan status itu, tentara bisa mendapat tunjangan tambahan, termasuk untuk pengobatan.

Seorang mantan tentara Israel bunuh diri akibat depresi, Senin (7/8/2023). Dia sedang menunggu pengakuan statusnya sebagai penyandang disabilitas yang tak kunjung keluar. 

Stasiun televisi Israel Channel 12 melaporkan, pria bernama Or Donio itu sedang menunggu status barunya dari militer, namun memutuskan mengakhiri hidup.

Keluarga menyatakan, Donio telah menunggu status cacat dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) Israel selama 10 bulan. Namun tak kunjung mendapat tanggapan.

Sementara itu, Kemhan Israel menyampaikan belasungkawa atas kematian Donio. Selain itu Kemhan menjelaskan, permintaan Donio sebenarnya segera mendapat persetujuan sehingga bisa memulai perawatan terapi.

Donio, lanjut Kemhan Israel, tidak berkomunikasi dengan mantan komandan di unitnya, sehingga waktu pengajuan status cacat menjadi lebih lama.

Dalam insiden terpisah, Selasa (1/8/2023), seorang tentara Israel, Bar Klaf (33), tewas setelah melakukan aksi bakar diri. Dia menderita luka bakar serius dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Lembaga penyiaran Israel melaporkan Klaf nekat membakar diri karena status cacatnya tidak diakui.

Klaf bertugas di kemiliteran sejak 2008 hingga 2011 dan meminta untuk diakui sebagai penyandang disabilitas. Namun permintaannya ditolak setelah didiagnosis menderita penyakit mental tidak terkait dengan dinas militernya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut