Tentara Korut yang Membelot ke Korsel pada 2017 Ternyata Anak Jenderal
Bahkan, dia juga mengaku tak acuh dengan aturan yang diterapkan pemimpin Korut Kim Jong Un.
"Mungkin 80 persen dari generasi saya tidak peduli dan tidak ada rasa kesetiaan. Wajar untuk tidak berminat atau setia (kepada pemerintah) karena sistem ini harus diterima sebagai hadiah, terlepas dari ketidakmampuannya untuk memberi makan warga," tuturnya, menjelaskan.
Oh juga membantah laporan media Korsel bahwa dia dicari karena kasus pembunuhan di Korut.
Pada kesempatan itu dia juga menjelaskan perasaannya saat kabur ke perbatasan. Oh sebenarnya sempat kembali ke pos pemeriksaan. Namun karena takut dieksekusi, Oh memutuskan melanjutkan rencananya untuk kabur.
"Saya khawatir saya bisa dieksekusi jika saya kembali, jadi saya menyeberangi perbatasan," katanya, seraya menambahkan, dia tidak menyesal telah membelot.
Editor: Anton Suhartono