Terdapat Ratusan Kasus Infeksi Baru, China Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19?

Arif Budiwinarto ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 14:17 WIB
Terdapat Ratusan Kasus Infeksi Baru, China Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19?

Petugas medis di China tengah melakukan prosedur Swab Test (foto: Reuters)

XINJIANG, iNews.id - China kembali mencatat rekor baru penambahan kasus Covid-19 pekan ini. Dalam dua hari berturut-turut Negeri Tirai Bambu mendapat penambahan kasus infeksi lebih dari 100.

Berdasarkan data yang dilaporkan otoritas setempat pada Rabu (29/7/2020) terdapat 105 kasus infeksi baru Covid-19 di seluruh wilayah China. Sebanyak 96 kasus dilaporkan berasal dari wilayah Xinjiang. Sementara lima kasus terdapat di Provinsi Liaoning, dan satu kasus di Beijing serta tiga kasus lainnya merupakan kasus impor.

Dilansir dari Reuters, Kamis (30/7/2020), Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan 21 pasien Covid-19 tanpa gejala, turun dari 27 kasus dibanding hari sebelumnya.

Ini merupakan hari kedua berturut-turut China mencatatkan penambahan kasus baru melewati angka 100. Sebelumnya, pada Selasa (28/7/2020) tercatat ada 102 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan demikian, hingga Rabu kemarin jumlah kasus infeksi di China sejak Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi telah menyentuh angka 84.165 kasus dengan 4.634 angka kematian.

Munculnya ratusan kasus baru di awal pekan ini menimbulkan kekhawatiran munculnya gelombang ketiga Covid-19. Pada Juni lalu, di kota Beijing sempat muncul 165 kasus baru dari Pasar Xinfandi. Ini merupakan angka infeksi terbesar setelah China nol kasus baru sejak akhir April lalu.

Meskipun China adalah negara pertama ditemukannya virus yang menyerang pernapasan itu, jumlah kasus infeksi dan kematian akibat Covid-19 masih berada di bawah Amerika Serikat.

Secara global, Amerika berada di urutan pertama negara paling terdampak Covid-19 dengan angka infeksi lebih dari 4 juta sedangkan angka kematian menembus 120.000.

China saat ini menjadi negara terdepan dalam uji coba klinis vaksin Covid-19. Mereka mengklaim tengah menanti hasil uji coba terakhir sebelum merilis vaksin siap pakai pada akhir 2020.

Editor : Arif Budiwinarto