Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Toko Kembang Api Meledak di China jelang Imlek, 8 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Teror Guncang Pakistan! Bom Motor Hantam Kantor Polisi, 2 Orang Tewas

Senin, 16 Februari 2026 - 20:44:00 WIB
Teror Guncang Pakistan! Bom Motor Hantam Kantor Polisi, 2 Orang Tewas
Warga terluka akibat ledakan bom di Pakistan (foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

ISLAMABAD, iNews.id - Ledakan bom yang dipasang pada sepeda motor mengguncang gerbang kantor polisi di wilayah barat laut Pakistan, Senin (16/2/2026). Sedikitnya dua orang tewas, termasuk seorang anak, serta beberapa lainnya terluka.

Seperti dilansir dari AP, ledakan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah toko di sekitar lokasi kejadian.

Warga yang berada di area itu dilaporkan panik akibat dentuman keras yang terjadi secara tiba-tiba.

Serangan terjadi di Distrik Bannu, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, wilayah yang berbatasan langsung dengan Afghanistan dan dikenal sebagai daerah yang kerap dilanda kekerasan.

Pejabat kepolisian setempat, Fida Mohammad, mengatakan para korban tewas dan luka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Belum ada kelompok yang langsung mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, kecurigaan mengarah pada Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), kelompok militan yang kerap melakukan serangan terhadap aparat keamanan Pakistan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pakistan mengalami lonjakan kekerasan, terutama di wilayah barat laut. Pemerintah Pakistan berulang kali menuding TTP sebagai dalang di balik meningkatnya serangan tersebut.

TTP merupakan kelompok terlarang di Pakistan dan terpisah dari Taliban Afghanistan, meski keduanya memiliki hubungan dekat. Taliban Afghanistan kembali berkuasa pada 2021 setelah mengambil alih pemerintahan di Kabul.

Peningkatan serangan ini turut memperkeruh hubungan antara Islamabad dan Kabul. Pakistan menuduh TTP beroperasi secara leluasa dari wilayah Afghanistan, tuduhan yang dibantah oleh TTP maupun pemerintah Taliban Afghanistan.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut