Terungkap, 7 Tentara AS dan Presiden Maduro Luka saat Operasi Penangkapan di Karakas
WASHINGTON, iNews.id - Tujuh personel militer Amerika Serikat (AS) menderita luka saat melaksanakan operasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores di Ibu Kota Karakas pada 3 Januari lalu.
Stasiun televisi Fox News, mengutip keterangan seorang sumber pejabat AS, melaporkan lima tentara di antaranya telah kembali bertugas, sementara dua lainnya masih dalam masa pemulihan.
Presiden Donald Trump sebelumnya mengatakan, seluruh tentara AS yang terlibat dalam serangan maupun penangkapan Maduro kembali dengan selamat.
Namun Trump mengakui beberapa personel terluka selama operasi tersebut meski kondisi mereka baik. Trump tidak menyebutkan secara rinci jumlah tentara yang luka.
Laporan lain menyebutkan, para tentara yang luka berada dalam helikopter yang terkena tembakan oleh pasukan keamanan Venezuela saat operasi berlangsung.
Maduro dan Flores juga dilaporkan terluka menabrak tembok dan pintu saat digiring oleh pasukan elite AS Delta Force dari kediaman mereka. Mereka mengalami luka memar dan lecet.
Pasangan itu kemudian menjalani pemeriksaan medis di dalam pesawat.
Editor: Anton Suhartono