Terungkap! Militer Iran Serang Pangkalan-Pangkalan AS di Timur Tengah Ribuan Kali sejak Februari
WASHINGTON, iNews.id - Pasukan Amerika Serikat (AS) yang terlibat Operasi Epic Fury mengalami serangan bertubi-tubi dari militer Iran. AS, dibantu oleh Israel, menggelar operasi militer terhadap Iran yang diberi nama Operasi Epic Fury sejak 28 Februari 2026.
Kepala Staf Angkatan Udara AS Ken Wilsbach mengatakan, personel Angkatan Udara AS yang terlibat operasi tersebut menghadapi 1.200 "Peringatan Merah" merujuk pada serangan rudal dan drone Iran. Para personel tersebut bertugas di pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Selain itu mereka harus melakukan 48 kali perbaikan landasan pacu, dan melakukan lebih dari 400 penyapuan amunisi yang belum meledak, kata
Pejabat itu menambahkan, Operasi Epic Fury yang telah berakhir sesuai UU AS, yakni berlangsung 180 hari, akan dievaluasi dari segi sisi.
Selain itu dia mengatakan selama 38 hari misi tempur, Pasukan Gabungan menghantam lebih dari 13.000 target militer.