Terungkap, Segini Kisaran Gaji Perdana Menteri dan Menteri di Malaysia
JAKARTA, iNews.id - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan pemotongan gaji para menteri sebesar 20 persen terkait kondisi keuangan negara. Ini bagian dari beberapa gebrakan Anwar setelah ditunjuk sebagai PM ke-10.
Para menteri akan menerima gaji utuh jika perekonomian Malaysia sudah pulih yang mungkin memakan waktu 3-5 tahun.
Sementara itu Anwar juga tak akan mengambil gaji, baik sebagai perdana menteri maupun menteri keuangan. Dia merangkap jabatan, mengelola langsung keuangan negara.
Lantas berapa gaji perdana menteri dan menteri di Malaysia?
Sejauh ini tidak ada dokumen resmi yang bisa dilihat publik mengenai besaran gaji perdana menteri dan menteri. Sumber yang ada hanya berdasarkan pemaparan dari individu pejabat bersangkutan. Beberapa saat setelah penunjukannya sebagai perdana menteri oleh Raja Malaysia, Anwar mengumumkan tak akan mengambil gajinya. Saat itu dia mengungkap jumlahnya.
Dikutip dari New Straits Times, Anwar mengaku malu menerima gaji sebesar 80.000 ringgit atau sekitar Rp284 juta sementara penduduk asli yang pernah dikunjunginya kesulitan untuk sekadar mendapat 400 ringgit per bulan. Padahal, karyawan yang hanya mendapat gaji 1.500 ringgit per bulan juga sulit untuk memenuhi kebutuhannya.
Lalu untuk gaji menteri, mantan anggota kabinet di pemerintahan Mahathir Mohamad pada 2018-2020, Syed Siddiq, baru-baru ini mengatakan seorang menteri bisa mendapat 55.000 ringgit atau sekitar Rp195,4 juta per bulan. Selain itu ada pula tunjangan cuti tahunan sebesar 70.000 ringgit atau sekitar Rp249 juta.
Informasi dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia itu tak jauh berbeda dengan keterangan dari Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Urusan Konsumen pada 2019.
Disebutkan, seorang menteri mendapat gaji 13.400 ringgit per bulan. Nah, karena umumnya menteri juga anggota parlemen, maka dia mendapat tambahan penghasilan 16.000 ringgit lagi sehingga totalnya 29.400 ringgit. Setiap anggota parlemen juga mendapat uang kehadiran 400 ringgit per hari. Namun seorang menteri tentu tak setiap hari hadir di parlemen.
Angka tersebut sudah dipotong 10 persen sebagaimana kebijakan Mahathir saat itu yang memangkas gaji para menteri untuk membantu keuangan negara.
Selain gaji bulanan, setiap menteri juga mendapat berbagai tunjangan yang totalnya 25.000 ringgit per bulan. Perinciannya; 12.000 ringgit untuk entertainment, 4.000 ringgit tunjangan menteri kabinet, 4.000 ringgit tunjangan perumahan (bagi yang tidak tinggal di rumah dinas), 2.500 ringgit untuk pembantu rumah tangga, 2.500 ringgit tunjangan sopir.
Editor: Anton Suhartono