Tesis Ditolak Profesor, Mahasiswi Ini Bunuh Diri

Anton Suhartono ยท Senin, 11 Mei 2020 - 16:10:00 WIB
Tesis Ditolak Profesor, Mahasiswi Ini Bunuh Diri
Mahasiswi S2 di China bunuh diri karena tesisnya ditolak profesor (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.id - Seorang mahasiswi pascasarjana kampus ternama di Kota Beijing, Universitas Komunikasi China (CUC), bunuh diri setelah tesisnya ditolak dosen.

Perempuan bernama Huang Jingyi (26) itu meninggal pada Jumat (1/5/2020) setelah memeriksakan diri ke dokter atas dugaan psikosis sehari sebelumnya.

Adik perempuan korban dalam pengakuannya di Weibo yang kemudian menjadi viral mengatakan, kakaknya stres arena mendapat perlakuan tidak mengenakkan dari dosen pembimbing tesis.

Dalam unggahan tersebut, dia juga mengatakan kampus tidak akan meluluskan mahasiswa jika tidak mengikuti ujian tesis dan diakui oleh profesor lain.

Dosen pembimbing Huang, bernama keluarga Xue, tidak menyetujui topik yang diajukan korban dan menolak menandatangani proposal. Namun Huang berhasil mendapat tanda tangan dari profesor lain setelah menyelesaikan tesisnya.

Hanya saja Xue menyarankan Huang merevisi tesisnya. Bahkan setelah revisi dilakukan Xue menolak memeriksa dan menandatangani.

Dua mahasiswa lain yang juga disupervisi Xue tidak bisa mengikuti wisuda.

Universitas Komunikasi China (CUC) menyatakan duka cita atas kematian mahasiswi jurusan Seni Animasi dan Digital, dan berjanji akan menindaklanjuti laporan keluarga korban mengenai larangan pengajuan tesis.

"Kami akan mengumpulkan informasi dengan teliti untuk menyelidiki kasus ini terkait laporan keluarga korban dan untuk menanggapi keprihatinan publik," bunyi pernyataan CUC di akun Weibo, seperti dilaporkan Global Times, Senin (11/5/2020).

Tragedi tersebut menimbulkan perdebatan di jagat dunia maya China. Beberapa warganet menyoroti perilaku dosen pembimbing.

Apalagi, ada beberapa profesor yang dilaporkan mengeksploitasi para mahasiswa untuk proyek penelitian yang tidak relevan dengan disiplin ilmu para mahasiswa. Bahkan ada yang menyebut beberapa profesor bersikap angkuh.

CUC merupakan kampus ternama di China di bidang komunikasi. Kampus tersebut banyak mencetak pekerja media di China, bahkan tidak jarang menjadi tempat pendidikan dan pelatihan para jurnalis asing.  

Editor : Anton Suhartono