Tikam 10 Penumpang Kereta di Tokyo, Pelaku: Saya Ingin Bunuh Perempuan Bahagia
TOKYO, iNews.id - Kepolisian Tokyo, Jepang, mengungkap motif penikaman di kereta pada Jumat (6/8/2021) malam yang melukai 10 orang. Pelaku tak suka melihat perempuan yang bahagia sehingga ingin membunuhanya.
Pelaku, berusia 36 tahun yang tak disebutkan identitasnya, menikam penumpang secara membabi buta sekitar pukul 20.00 waktu setempat saat kereta akan berhenti di Stasiun Seijogakuen, Odakyu Line.
"Saya merasa ingin membunuh perempuan yang tampak bahagia sejak sekitar 6 tahun lalu. Semuanya tampak baik-baik saja, saya hanya ingin membunuh banyak orang," kata pelaku, kepada polisi, seperti dilaporkan surat kabar Senkei.
Akibat serangan itu seorang korban yakni mahasiswi mengalami luka serius dan sembilan lainnya cedera ringan. Satu orang korban dirawat di lokasi sedangkan yang lainnya dibawa ke rumah sakit.
Jepang Ancam Permalukan Para Pelanggar Prokes dengan Umumkan Nama ke Publik
Sakti mata mengatakan kepada stasiun televisi NHK, terjadi kehebohan di kereta, penumpang berlarian keluar gerbong di stasiun sambil berteriak ada penikaman. Dia melihat penumpang berlumuran darah keluar dari gerbong. Pelaku melarikan diri setelah beraksi.
Tak lama kemudian puluhan petugas medis dan polisi tiba di stasiun.
Media Ternama Jepang Ungkap Strategi HT Kembangkan Bank Digital MNC
Sementara itu pelaku yang bajunya berlumur darah menyerahkan diri di sebuah mini market. Dia mengaku kepada penjaga toko sebagai pelaku penusukan dan lelah melarikan diri. Manajer mini market lalu menghubungi polisi.
Kasus pembunuhan menggunakan pisau dalam beberapa tahun terakhir di Jepang terbilang tinggi. Pada 2019, seorang pria yang membawa dua pisau menyerang sekelompok siswi di halte bus luar Tokyo, menewaskan dua orang dan melukai 17 lainnya. Pelaku lalu bunuh diri.
Pada 2016, seorang mantan karyawan panti disabilitas membunuh 19 orang dan melukai 20 lainnya.
Editor: Anton Suhartono