Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kaget! Kanselir Jerman Bilang Era Persahabatan Eropa-AS sejak Perang Dunia II Telah Berakhir
Advertisement . Scroll to see content

Tim Pencari Fakta PBB: AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Iran

Jumat, 18 September 2026 - 11:13:00 WIB
 Tim Pencari Fakta PBB: AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Iran
Misi pencari fakta PBB mengungkap kemungkinan AS melakukan kejahatan perang di Iran terkait serangan terhadap sekolah di Kota Minab (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

JENEWA, iNews.id - Misi pencari fakta PBB mengungkap kemungkinan Amerika Serikat (AS) melakukan kejahatan perang di Iran. Penyelidikian tim merujuk pada dua serangan militer menargetkan sekolah dan pusat kebugaran pada 28 Februari. Serangan itu menewaskan ratusan orang, sebagian besar anak-anak.

Temuan tersebut akan diserahkan kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa, Swiss.

Misi Pencari Fakta Internasional Independen tentang Iran menyelidiki perilaku AS selama perang Iran yang dimulai pada 28 Februari 2026 serta respons pemerintah Iran terhadap demonstrasi besar-besaran yang dimulai pada akhir Desember 2025. 

Tim panel yang didukung PBB mengidentifikasi serangan militer AS menggunakan rudal Tomahawk terhadap sekolah di Kota Minab. Satu serangan lain, melibatkan rudal presisi yang bisa melepaskan serpihan logam, di atas kompleks olahraga dan area perumahan Kota Lamerd.

“Menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari, misi tersebut menemukan alasan yang cukup untuk meyakini bahwa Amerika Serikat melakukan kejahatan perang berupa serangan tanpa pandang bulu mengakibatkan hilangnya nyawa atau luka pada warga sipil atau kerusakan pada objek sipil,” bunyi peryataan Misi Pencari Fakta Internasional Independen, dikutip Jumat (18/9/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut