Total Korban Meninggal akibat Virus Korona Secara Global Lampaui 3.000 Orang
BEIJING, iNews.id - Jumlah kematian secara global akibat wabah virus korona baru melewati angka 3.000 pada Senin (2/3/2020). China melaporkan ada lebih dari 42 kematian baru.
Kematian baru itu semua ada berada di pusat virus di Provinsi Hubei. Komisi Kesehatan Nasional menyatakan, jumlah keseluruhan korban di daratan Tiongkok menjadi 2.912.
Pejabat kesehatan juga melaporkan jumlah terendah harian infeksi baru sejak akhir Januari, dengan 202 kasus baru.
Di China, jumlah kasus baru secara bertahap menurun, dan hanya ada enam infeksi baru di luar Hubei.
Virus ini muncul akhir tahun lalu di Hubei, China tengah, tetapi sekarang sudah menyebar ke lebih dari 60 negara di seluruh dunia.
Amerika Serikat (AS) dan Australia melaporkan kematian pertama mereka akhir pekan kemarin, sementara infeksi hampir dua kali lipat terjadi dalam 48 jam terakhir di Italia, negara yang paling terpukul di Eropa.
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan kemarin bahwa virus itu tampaknya menyerang mereka yang berusia lebih dari 60 tahun dan orang-orang sudah lemah oleh penyakit lain.
WHI mencatat, kebanyakan orang dengan penyakit COVID-19 hanya mengalami gejala ringan, sementara sekitar 14 persen menderita penyakit parah seperti pneumonia dan lima persen menjadi sakit kritis.
Disebutkan, tingkat kematian dalam wabah antara dua hingga lima persen.
Editor: Nathania Riris Michico