Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR AS Sahkan RUU Sanksi Baru untuk Rusia
Advertisement . Scroll to see content

Trump Akan Bertemu Para Pemimpin Negara Teluk, Perang Iran Jadi Fokus Bahasan

Kamis, 17 September 2026 - 20:00:00 WIB
Trump Akan Bertemu Para Pemimpin Negara Teluk, Perang Iran Jadi Fokus Bahasan
Donald Trump akan bertemu pemimpin dan pejabat negara-negara Teluk di New York pekan depan, membahas seputar perang Iran (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan bertemu dengan pemimpin dan pejabat negara-negara Teluk di Kota New York pekan depan. Mereka akan membahas fase selanjutnya dari perang melawan Iran.

Portal berita Axios, mengutip keterangan beberapa sumber pejabat AS, melaporkan pertemuan tersebut diperkirakan berlangsung pada Selasa (22/9/2026) di sela-sela Sidang Umum PBB. Para pemimpin dan pejabat dari enam negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), yakni Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Oman, akan datang. 

Departemen Luar Negeri (Deplu) AS telah mengirim undangan ke enam negara tersebut. 

Seorang pejabat AS mengatakan, pertemuan juga bisa diperluas dengan mengundang para pemimpin negara Arab dan Muslim lainnya.

Pembicaraan diperkirakan akan berfokus pada rencana pasca-perang usulan AS. Trump dan para pejabat senior sedang mengerjakan rencana "pasca-perang" lebih luas.

Pertemuan tersebut juga akan memberi kesempatan negara-negara Teluk untuk memberi masukan tentang usulan AS mengenai bagaimana mengakhiri perang dan apa langkah selanjutnya.

Negara-negara Teluk menjadi sasaran serangan pembalasan Iran karena menampung pangkalan militer AS.
Pembalasan Iran juga berdampak pada ekspor minyak dan gas alam negara-negara tersebut.

Sebelumnya Trump memberi sinyal bahwa perang AS melawan Iran segera berakhir.

“Semoga kita menuju akhir perang,” kata Trump, kepada wartawan di North Carolina.

Trump juga mengatakan, Iran meminta langsung untuk segera mencapai kesepakatan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut