Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Batal Hukum Negara Eropa dengan Tarif 10% terkait Greenland, Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

Trump: Amerika Bodoh Serahkan Greenland ke Denmark Setelah Perang Dunia II

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:21:00 WIB
Trump: Amerika Bodoh Serahkan Greenland ke Denmark Setelah Perang Dunia II
Donald Trump menyebut AS melakukan tindakan bodoh dengan menyerahkan Greenland kepada Denmark usai Perang Dunia II (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

DAVOS, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut AS melakukan tindakan bodoh dengan menyerahkan Greenland kepada Denmark usai Perang Dunia II.

Menurut Trump, otoritas Denmark tidak berterima kasih kepada AS karena mendapatkan pulau cantik di Arktik yang strategis tersebut.

"Setelah Perang (Dunia II) kami mengembalikan Greenland kepada Denmark. Betapa bodohnya kita melakukan itu. Tapi kita melakukannya. Betapa tidak berterima kasihnya mereka sekarang?" kata Trump, dalam sambutannya di Forum Ekonomi Dunia (WEF) Davos, Swiss, Rabu (21/1/2026).

Trump mengaku sangat menghormati Greenland dan Denmark, namun hanya AS yang bisa membela pulau itu dari berbagai ancaman.

"Saya sangat menghormati penduduk Greenland dan Denmark. Tapi setiap sekutu NATO memiliki kewajiban untuk bisa mempertahankan wilayah sendiri. Dan kenyataannya, tidak ada negara atau kelompok negara yang mampu mengamankan Greenland, selain Amerika Serikat," kata Trump.

Bukan hanya Denmark, Trump juga menyinggung Eropa terkait Greenland. Negara-negara Eropa bersatu mendukung Denmark dalam melawan upaya pencaplokanb Greenland oleh AS.

Menurut Trump, Eropa tidak menuju ke arah yang benar untuk masa depan lebih baik dan telah berubah secara signifikan.

"Saya mencintai Eropa, dan saya ingin melihat Eropa menjadi lebih baik, tapi Eropa tidak menuju ke arah yang benar," kata Trump.

Benua Biru, kata dia, telah berubah begitu signifikan sehingga beberapa tempat tidak lagi bisa dikenali.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut