Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sadis, Pria Ini Bunuh 6 Orang termasuk Anggota Keluarga dan Pendeta
Advertisement . Scroll to see content

Trump Ancam Kolombia, Sebut Presiden Gustavo Petro Punya Pabrik Kokain

Minggu, 04 Januari 2026 - 12:48:00 WIB
Trump Ancam Kolombia, Sebut Presiden Gustavo Petro Punya Pabrik Kokain
Donald Trump menyebut Presiden Kolombia Gustavo Petro memiliki pabrik kokain (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan ancaman keras di kawasan Amerika Latin. Usai memerintahkan serangan militer ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro, Trump kini mengancam Kolombia dengan tuduhan serius terhadap kepala negaranya.

Trump menuding Presiden Kolombia Gustavo Petro terlibat langsung dalam peredaran narkoba internasional. Dia bahkan secara terbuka menyebut Petro memiliki pabrik kokain yang hasil produksinya diselundupkan ke Amerika Serikat.

“Dia punya pabrik kokain, dan itu masuk ke negara kami. Jadi dia harus berhati-hati,” kata Trump, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (4/1/2026).

Ancaman tersebut disampaikan Trump dalam pernyataan publik menyusul operasi militer besar-besaran AS di Venezuela yang menggempur Ibu Kota Karakas dan berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores.

Menurut Trump, Kolombia berpotensi menjadi target selanjutnya jika dianggap mengancam keamanan AS, terutama terkait masuknya narkoba ke wilayah Amerika.

Tak hanya Kolombia, Trump juga melontarkan peringatan keras terhadap Kuba. Dia menyebut Kuba sebagai negara gagal akibat kepemimpinan yang dinilainya telah menghancurkan ekonomi dan membuat rakyat menderita selama puluhan tahun.

“Kami ingin membantu rakyat Kuba, tapi kami juga ingin membantu orang-orang yang terpaksa meninggalkan Kuba untuk menetap di negara ini,” ujar Trump.

Trump juga menuding banyak warga Kuba direkrut menjadi pengawal Presiden Venezuela Nicolas Maduro, bahkan disebut berperan sebagai agen intelijen.

“Semua pengawal yang melindungi Maduro, ini sudah diketahui umum, seluruh badan intelijen mereka, penuh dengan orang Kuba,” katanya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut