Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Siapa Reza Pahlevi, Sosok yang Dikaitkan dengan Demonstrasi Rusuh di Iran?
Advertisement . Scroll to see content

Trump Ancam Wapres Venezuela Rodriguez akan Lebih Menderita daripada Maduro jika Tak Nurut

Senin, 05 Januari 2026 - 07:55:00 WIB
Trump Ancam Wapres Venezuela Rodriguez akan Lebih Menderita daripada Maduro jika Tak Nurut
Donald Trump mengancam Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez jika tak membuat keputusan dengan benar (Foto: IANS)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez jika tak membuat keputusan dengan benar setelah penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Trump bahkan memperingatkan Rodriguez akan menerima konsekuensi lebih berat daripada Maduro. Menurut Trump, sang wapres akan membayar dengan harga yang lebih mahal lagi.

"Jika tidak melakukan apa pun yang benar, dia akan membayar harga yang sangat mahal, mungkin lebih mahal daripada Maduro," kata Trump, dalam wawancara telepon dengan majalah Atlantic, dikutip Senin (5/1/2026).

Beberapa saat setelah serangan AS ke Venezuela pada Sabtu (3/1/2026), Trump menyampaikan pernyataan mengenai Rodriguez yang membingungkan rakyat Venezuela.

Trump mengatakan AS tidak akan mengirim pasukan ke Venezuela jika Rodriguez melakukan apa yang diinginkan Washington. Saat itu Trump mengklaim bahwa Rodriguez bersedia bekerja sama dengan AS.

Mahkamah Agung Venezuela Perintahkan Rodriguez Gantikan Maduro

Mahkamah Agung Venezuela pada Sabtu memerintahkan Rodriguez untuk mengambil alih jabatan presiden untuk sementara terkait penangkapan Maduro. Rodriguez diharuskan mengambil alih jabatan presiden demi menjaga kesinambungan pemerintahan serta menjamin keamanan negara.

"Jabatan Presiden Republik Bolivarian Venezuela, untuk menjamin kesinambungan pemerintahan dan pertahanan negara yang menyeluruh," bunyi pernyataan Mahkamah Agung.

Mahkamah akan mempertimbangkan lebih lanjut bagaimana menetapkan kerangka hukum yang menjamin kesinambungan negara, fungsi pemerintahan, dan perlindungan terhadap kedaulatan di tengah ketidakhadiran Presiden Republik akibat pemaksaan.

Rodriguez merupakan pemain kunci dalam kerangka sosialis Venezuela. Perempuan 56 tahun itu merupakan sosok kepercayaan Maduro.

Sebelum menjabat wakil presiden, dia menduduki peran sebagai menteri keuangan dan menteri perminyakan.

Maduro menjulukinya sebagai harimau karena pembelaan yang gigih terhadap pemerintahannya. Rodriguez merupakan putri dari Jorge Antonio Rodriguez, seorang pemimpin gerilya sayap kiri dan pendiri Partai Liga Sosialis.

Dia menempuh pendidikan hukum di Universitas Pusat Venezuela sebelum terjun ke politik. Karier politiknya dengan cepat naik selama 10 tahun terakhir.

Pada Juni 2018, Maduro menunjuk Rodriguez sebagai wakil presiden dengan menyebutnya sebagao sosok perempuan muda pemberani, berpengalaman, putri seorang martir, revolusioner, dan teruji dalam berbagai konflik.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut