Trump Bongkar Strategi Iran, Disebut Tunggu Partai Republik Kalah di Pemilu AS
"Akankah tercapai kesepakatan dengan Iran yang memungkinkan mereka bangkit kembali dan membangun negara yang jauh lebih hebat daripada sebelumnya, mungkin salah satu yang terhebat di Timur Tengah atau bahkan di dunia?" ujar Trump.
Atau, lanjut dia, AS harus menghancurkan Republik Islam Iran dengan cepat tanpa memberikan kesempatan lagi kepada negara tersebut untuk membunuh dan menghancurkan orang maupun negara lain.
"Haruskah saya mencampakkan mereka ke neraka tanpa peluang untuk bertahan hidup dan tanpa harapan akan kejayaan atau kelangsungan generasi di masa depan?" kata Trump.
Trump juga kembali menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah diizinkan memiliki senjata nuklir. Pernyataan tersebut menjadi salah satu poin utama yang disampaikan Trump ketika membahas ancaman Iran di hadapan para pemimpin dunia.
Selain itu, Trump menyampaikan terima kasih kepada Dewan Keamanan PBB setelah badan tersebut mengesahkan resolusi yang mengecam serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.
"Kini, kita harus bersatu padu dalam mempertahankan tekanan tersebut," kata Trump.
Pernyataan Trump menunjukkan bahwa perkembangan politik domestik AS dan konflik dengan Iran kembali saling terkait. Trump mengisyaratkan bahwa hasil pemilu paruh waktu dapat menjadi salah satu faktor dalam perkembangan hubungan Washington dan Teheran, sementara dia tetap mempertahankan tekanan terhadap Iran.
Editor: Anton Suhartono