Trump Sebut AS Akan Ambil Alih Selat Hormuz, Bakal Pungut Bayaran
Trump mengeklaim, negara-negara di dunia berada di pihak AS dan akan mendukung langkah tersebut.
"Kita tidak bisa melakukan itu tanpa imbalan,” ujarnya.
Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada 11 Juli menyusul kapal-kapal yang melintas tanpa izin.
Sehari kemudian Iran menegaskan Selat Hormuz tetap ditutup total. Selat ditutup sampai situasi dianggap tenang dan telah. dipulihkan.
Trump mengulangi.tuduhannya bahwa.Iran yang melanggar MoU perjanjian gencatan senjata terlebih dulu dengan menyerang kapal tanker dan kargo.
“Kita sudah membuat kesepakatan. Itu sudah disepakati, kemudian mereka melanggarnya. Mereka selalu melanggarnya. Kita sudah membuat 10 kesepakatan dengan orang-orang ini. Jadi kita akan menghukum mereka dengan sangat keras,” kata Trump.
Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan, satu-satunya cara untuk memulihkan lalu lintas pengiriman di Selat Hormuz adalah dengan mengakhiri intervensi militer AS.
Selain itu IRGC memperingatkan campur tangan AS yang berkelanjutan bisa menyebabkan insiden lebih besar di sektor minyak dan gas global.
Editor: Anton Suhartono