Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : China Tak Terima Dikaitkan dengan Ambisi Trump Merebut Greenland
Advertisement . Scroll to see content

Trump Segera Umumkan Nama-Nama Anggota Dewan Perdamaian Gaza, Siapa Saja?

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:44:00 WIB
Trump Segera Umumkan Nama-Nama Anggota Dewan Perdamaian Gaza, Siapa Saja?
Donald Trump dilaporkan segera mengumumkan nama-nama tokoh dunia yang akan duduk di Dewan Perdamaian Gaza (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan segera mengumumkan nama-nama tokoh dunia yang akan duduk di Dewan Perdamaian Gaza. Trump akan memimpin dewan yang bertugas untuk memulihkan keamanan, pemerintahan, dan rekonstruksi di Jalur Gaza itu.

Beberapa sumber pejabat AS dan Israel mengatakan, Trump kemungkinan akan mengumumkan nama-nama tersebut pekan ini. Mereka terdiri atas kepala negara dan pemerintahan serta pejabat tinggi dari negara-negara yang terlibat dalam mewujudkan gencatan senjata di kantong wilayah berpenduduk sekitar 2,3 juta jiwa itu.

Siapa saja yang akan duduk di dewan tersebut masih belum jelas. Hanya diplomat Bulgaria Nickolay Mladenov disebut-sebut menjadi salah satu yang akan duduk di Dewan Perdamaian Gaza.

Bishara Bahbah, salah satu pejabat AS utusan Trump yang terlibat dalam negosiasi dengan Hamas, menyampaikan pernyataan ditujukan kepada penduduk Gaza pada Sabtu pekan lalu.

“Diharapkan bahwa Dewan Perdamaian Gaza akan diumumkan selama pekan mendatang, dengan pertemuan resmi pertamanya akan diadakan di sela-sela pertemuan Davos pada minggu ketiga bulan ini,” kata pria Amerika keturunan Palestina tersebut, dikutip Rabu (14/1/2026).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut baik rencana Trump dan gencatan senjata tahap pertama. Gencatan senjata tahap pertama meliputi pertukaran sandera Israel dengan tahanan Palestina, masuknya bantuan kemanusiaan, dan penarikan pasukan Israel ke luar garis kuning. Namun Israel tak sepenuhnya mematuhi perjanjian tersebut.

Dia juga mengisyaratkan kekhawatiran anggota Hamas yang masih hidup akan mengambil alih kekuasaan atas wilayah lain di Gaza.

Sementara itu Hamas menegaskan hanya akan menyerahkan senjata kepada pemerintah Palestina yang sah di masa depan. Pemerintahan baru haru bebas dari pengawasan asing.

Namun Trump menyarankan kesabaran dan jangka waktu yang fleksibel.

“Hamas tidak bisa terus menunda perlucutan senjata,” kata Mike Huckabee, Duta Besar AS untuk Israel, kepada stasiun televisi KAN. 

“Mereka tidak akan memiliki masa depan di sana. Presiden telah mengatakan ini sejak awal.”

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut