Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Intelijen AS Ungkap Oposisi Iran Tak Akan Mampu Gantikan Rezim Saat Ini
Advertisement . Scroll to see content

Trump: Sekarang Putin Menghormati Amerika, Tidak Seperti saat Pemerintahan Joe Biden

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 14:01:00 WIB
Trump: Sekarang Putin Menghormati Amerika, Tidak Seperti saat Pemerintahan Joe Biden
Donald Trump mengklaim berhasil mengembalikan wibawa Amerika Serikat di mata Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

ANCHORAGE, iNews.id - Presiden Donald Trump mengklaim dirinya berhasil mengembalikan wibawa Amerika Serikat (AS) di mata Presiden Rusia Vladimir Putin. Hal itu dia ungkapkan usai pertemuan selama hampir 3 jam dengan Putin di Anchorage, Alaska, Jumat (15/8/2025).

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menyebut Putin secara terang-terangan mengatakan perang Ukraina tidak akan pernah terjadi bila dia menjabat presiden pada 2022. Menurut Trump, pernyataan itu menegaskan perbedaan besar antara masa pemerintahannya dan era Presiden Joe Biden.

“Saya kira dia (Putin) sekarang menghormati negara kita. Dia tidak menghormati di bawah (Joe) Biden. Saya bisa sampaikan bahwa dia tidak menghormatinya. Saya sangat senang ketika dia mengatakan ini (perang Ukraina) seharusnya tidak pernah terjadi,” ujarnya.

Trump juga menirukan ucapan Putin yang menggambarkan kondisi Amerika saat ini sebagai “sepanas pistol” setelah sebelumnya dianggap tidak relevan di panggung global. 

Dia menilai ucapan itu sebagai sinyal bahwa Rusia kembali memperhitungkan kekuatan AS.

Selain itu, Trump mengaku mendapat pujian pribadi dari Putin atas kemampuannya menyelesaikan masalah secara cepat. 

“Vladimir baru saja mengatakan, ‘Saya belum pernah melihat orang lain melakukan hal secepat ini’,” kata Trump.

Meski hubungan personal keduanya tampak membaik, pertemuan tersebut belum membuahkan kesepakatan gencatan senjata di Ukraina. Baik Trump maupun Putin sama-sama mengakui ada sejumlah poin krusial yang masih menjadi ganjalan.

Putin menilai pertemuan di Alaska bisa menjadi titik awal untuk memulihkan hubungan pragmatis Rusia-AS yang kini berada di titik terendah sejak Perang Dingin. 

Trump pun menegaskan, keputusan akhir tetap berada di tangan Moskow dan Kiev, namun ia akan menghubungi NATO serta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk melanjutkan proses negosiasi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut