Trump Siapkan Klaim Kemenangan Perang Iran, tapi Terganjal Satu Hal Ini
Trump juga meyakini Iran kemungkinan besar tidak akan mampu melanjutkan program nuklirnya selama dia masih menjabat. Keyakinan tersebut didasarkan pada serangan AS yang disebut menghancurkan tiga fasilitas nuklir Iran pada 2025.
Dalam sejumlah pertemuan baru-baru ini, Trump juga menyampaikan keyakinannya bahwa ancaman serangan besar-besaran AS telah berhasil menekan Iran dan menghambat ambisi nuklir negara tersebut.
Dengan kondisi itu, Trump tampaknya tidak lagi menjadikan tercapainya kesepakatan nuklir sebagai syarat mutlak untuk mengakhiri perang.
Selat Hormuz Jadi Kunci
Kini perhatian Trump beralih ke Selat Hormuz. AS ingin Iran membuka kembali jalur pelayaran strategis tersebut sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik.
Trump masih mempertahankan opsi menggunakan kekuatan militer terhadap Iran jika negara tersebut kembali menyerang kapal-kapal.