Trump Tegaskan AS Tak Telantarkan Pasukan Kurdi di Suriah

Nathania Riris Michico ยท Rabu, 09 Oktober 2019 - 08:59 WIB
Trump Tegaskan AS Tak Telantarkan Pasukan Kurdi di Suriah

Presiden AS Donald Trump. (FOTO: Brendan Smialowski / AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Donald Trump menegaskan Amerika Serikat (AS) tidak meninggalkan sekutu mereka, Kurdi, di dalam wilayah Suriah. Dia menyebut pasukan Kurdi adalah para pejuang hebat.

"Kami mungkin sedang dalam proses meninggalkan Suriah, tetapi sama sekali tidak mungkin kami mengabaikan Kurdi, yang adalah orang-orang istimewa dan pejuang yang hebat," cuit Trump, seperti dilaporkan AFP, Rabu (9/10/2019).

Cuitan ini menyusul keputusan Trump pada Minggu kemarin untuk menarik pasukan AS dari wilayah penting perbatasan Turki-Suriah. Hal ini seakan memberi lampu hijau bagi Turki untuk melakukan operasi yang sudah direncanakan di dalam wilayah Suriah untuk melawan Kurdi.

BACA JUGA: Trump Beri Lampu Hijau Turki Serang Suriah, tapi...

Mengingat bahwa kelompok-kelompok Kurdi sudah berperang bersama pasukan AS melawan gerakan ISIS di Suriah, keputusan Trump ini dianggap sebagai pengkhianatan.

Trump juga berusaha menjelaskan posisinya dengan menekankan bahwa AS memiliki hubungan penting dengan anggota NATO sekaligus mitra dagangnya, Turki.

"Begitu banyak orang dengan mudah lupa bahwa Turki adalah mitra dagang besar Amerika Serikat," katanya, dalam cuitan lain.

BACA JUGA: Trump Tarik Pasukan AS di Suriah: Picu Ketegangan Baru dengan Turki, ISIS Bakal Lahir Kembali?

Trump tidak menentang operasi apa pun yang akan dilakuakn Turki terhadap Kurdi. Namun, dia memperingatkan bahwa AS akan menindak Turki jika negara itu menyebabkan pasukan AS terluka.

Pada Senin (7/10/2019), Trump mengancam akan "melenyapkan" perekonomian Turki jika serangan di Suriah dianggap kelewatan.

BACA JUGA: Turki Kerahkan Puluhan Kendaraan Tempur di Perbatasan Suriah


Editor : Nathania Riris Michico