Trump Tetap Lanjutkan Perang Iran meski Kongres AS Dikuasai Partai Demokrat
"Penyebab kekalahan kita adalah perang tersebut," tulis Vance, di akun media sosial X.
Trump merespons unggahan panjang Vance dengan satu kata, yakni "bagus". Namun, dia tetap tidak sependapat jika perang Iran harus dihentikan.
Trump juga mengeklaim Partai Republik sebenarnya bisa memperoleh hasil lebih baik apabila namanya ikut tercantum dalam surat suara. Menurut dia, dukungan besar yang dimilikinya tidak sepenuhnya berhasil dialihkan kepada para kandidat Partai Republik.
Trump Punya Kewenangan Melanjutkan Perang
Meski kehilangan dukungan mayoritas di Kongres, Trump masih memiliki kewenangan eksekutif sebagai presiden untuk menjalankan kebijakan luar negeri dan operasi militer.
Selain itu, presiden AS memiliki hak veto terhadap rancangan undang-undang (RUU) yang disahkan Kongres. Untuk melawan veto tersebut, DPR dan Senat harus memperoleh dukungan dua pertiga suara di masing-masing kamar.