Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Klaim Pegang Kendali Penuh
Selat Hormuz menjadi titik penting dalam konflik tersebut karena jalur perairan ini biasanya menjadi rute bagi sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia. Selat tersebut praktis tertutup sejak pecahnya perang pada Februari.
Trump kemudian menegaskan penolakannya terhadap usulan Iran.
"Saya menolak kesepakatan mereka," ujar Trump pada Sabtu.
Trump juga mengeklaim AS telah memegang kendali penuh atas Selat Hormuz. Dia menyebut jumlah minyak yang sangat besar masih melintasi jalur perairan tersebut.
"Mereka ingin membuat kesepakatan, dan menurut saya itu tidak masalah. Saya juga suka membuat kesepakatan. Namun, kesepakatan itu tidak dapat diterima," tambahnya.
Araghchi kemudian kembali merespons pernyataan Trump. Dia menyebut Presiden AS tersebut telah melontarkan sejumlah pernyataan yang bagus, tetapi juga banyak pernyataan yang bertentangan.
"Trump telah melontarkan banyak pernyataan yang bagus, sekaligus banyak pernyataan yang bertentangan, yang sayangnya sering kita dengar," tulis Araghchi.