Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Memanas! Trump bakal Naikkan Tarif Global Jadi 15 Persen, Lawan Keputusan MA
Advertisement . Scroll to see content

Trump Ungkap Bakal Ada Kejutan Perdamaian di Timur Tengah Segera

Senin, 29 September 2025 - 08:03:00 WIB
Trump Ungkap Bakal Ada Kejutan Perdamaian di Timur Tengah Segera
Donald Trump menyebut ada peluang nyata untuk mencapai perdamaian di Timur Tengah (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut ada peluang nyata untuk mencapai perdamaian di Timur Tengah. Negara-negara Arab serta Hamas terlibat dalam upaya yang disebutnya pertama kali dalam sejarah tersebut.

"Semua pihak siap untuk sesuatu yang istimewa, untuk pertama kali. Kita akan mewujudkannya," kata Trump, dalam posting-an di akun media sosialnya, Truth Social, dikutip Senin (29/9/2025).

Dalam kesempatan terpisah, Trump mengatakan negara-negara Arab sangat hebat dalam bekerja sama seraya menyinggung Hamas. 

Hamas, kata dia, ikut bergabung dengan negara-negara Arab dan sangat menghormatinya.

"Dunia Arab menginginkan perdamaian, Israel menginginkan perdamaian, dan Bibi (Benjamin Netanyahyu) menginginkan perdamaian," kata Trump, seraya menambahkan tujuannya adalah mendorong perdamaian di kawasan, bukan sekadar mengakhiri perang di Gaza, kepada portal berita Axios.

Utusan khusus Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff bersama menantu Trump, Jared Kushner, bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di New York pada Minggu untuk menjembatani kesenjangan atau perbedaan prinsip antara AS dengan negara Yahudi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Trump menyusul pertemuannya dengan para pemimpin negara Arab dan Muslim pada Selasa pekan lalu di sela Sidang Umum PBB di New York. Pada kesempatan itu Trump menyampaikan proposal AS untuk mengakhiri perang di Gaza.

Pertemuan yang dihadiri para pemimpin Qatar, Mesir, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Yordania serta Turki, Indonesia, dan Pakistan itu fokus membehas konflik Gaza dan upaya perdamaian.

Trump mempresentasikan 21 poin rencana perdamaian yang bertujuan untuk mengakhiri perang Gaza, mengamankan pembebasan sandera, serta merehabilitasi wilayah kantong tersebut di bawah pemerintahan yang tidak melibatkan Hamas.

Dia juga mengatakan tidak akan membiarkan Israel mencaplok Tepi Barat.

Trump berencana bertemu dengan Netanyahu pada hari ini untuk membahas proposal tersebut.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut