Trump: Venezuela Bisa Jadi Negara Bagian ke-51 AS
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika SerikatDonald Trump menyebut Venezuela bisa menjadi negara bagian ke-51 AS. Alasannya, kerja sama minyak AS dengan Venezuela meningkat belakangan ini.
"Saya ingin berterima kasih kepada Venezuela, di mana hubungan kita menjadi sangat, sangat baik, hubungan yang hebat," kata Trump, dalam kampanye Partai Republik menjelang pemilu paruh waktu di Corpus Christi, Texas, dikutop dari Anadolu, Rabu (28/10/2026).
Trump juga mengumumkan kedatangan 1 juta barel minyak gratis pertama dari Venezuela berdasarkan kesepakatan kedua negara.
"Kemenangan bersejarah ini memberi kita kendali atas sebagian besar pasokan minyak dunia," ujarnya.
"Minyak itu akan dimurnikan di sini di Texas, termasuk di sini di Corpus Christi," tuturnya, lagi.
Trump melanjutkan, investasi menciptakan lapangan kerja di Venezuela dalam skala yang menurutnya tidak terbayangkan setahun sebelumnya.
"Kita mengambil banyak minyak untuk diri sendiri, banyak sekali. Negara itu akan menjadi negara makmur, dan siapa tahu? Mungkin suatu hari nanti akan menjadi negara bagian ke-51 yang makmur. Itu mungkin saja," ujarnya.
Trump kemudian mengulangi pernyataannya tersebut, mengusulkan agar Venezuela memiliki gubernur sebagai pengganti presiden.
"Mari kita wujudkan. Mari kita jadikan negara bagian ke-51. Dan sebagai pengganti presiden, kita akan mengadakan pemilihan gubernur. Bagaimana menurut Anda? Anda tahu, mereka memiliki banyak minyak," tuturnya.
Sebelumnya Trump juga menyebut Kanada sebagai negara bagian AS ke-51, namun mendapat kecaman keras dari pemerintah, termasuk Perdana Menteri Mark Carney.
Editor: Anton Suhartono