Uji Coba Avigan untuk Obat Covid-19 Molor Lagi, Ini Penyebabnya
TOKYO, iNews.id - Penelitian Avigan sebagai obat virus corona oleh perusahaan farmasi milik Fujifilm Holdings molor lagi setidaknya sampai bulan depan. Sebelumnya Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga pesimistis, target awal penelitian Avigan kelar pada Mei bisa tercapai.
Fujifilm dalam pernyataannya mengungkap, uji klinis obat flu tersebut akan dilanjutkan mulai Juli.
"Ada kemungkinan uji klinis akan berlanjut pada Juli," kata seorang sumber di Fujifilm, kepada surat kabar Nikkei, Minggu (7/6/2020).
Perusahaan mengaku kesulitan untuk mendapatkn pasien Covid-19 yang bisa menjadi sukarelawan uji coba. Pasalnya pasien virus corona di Jepang sudah menurun drastis.
Jepang Kirim Avigan ke Indonesia, India Bantu Chloroquine
Fujifilm telah memperluas kerja sama uji coba ke lebih banyak lembaga medis sebagai jalan keluar.
Sejauh ini para peneliti hanya bisa mendapat sekitar 70 persen dari total pasien yang dibutuhkan untuk uji coba. Di samping itu, karena butuh 28 hari sampai memperoleh hasil, proses akan berlanjut sampai setidaknya Juli.
Jepang Mulai Uji Coba Obat Flu Avigan untuk Pasien Virus Corona
Sejauh ini belum ada laporan uji klinis yang diungkap Fujifilm ke publik terkait penelitian yang sudah berlangsung.
“Tujuan kami bertujuan menyelesaikan uji klinis sesegera mungkin,” kata dia, seperti dilaporkan kembali Reuters.
9 Fakta Avigan, Obat Flu Buatan Jepang yang Diyakini Sembuhkan Korona
Fujifilm berpacu dengan perusahaan farmasi dari negara lain untuk mendapatkan obat bagi pasien Covid-19, di samping berlangsungnya perlombaan vaksin.
Selain obat flu Avigan atau juga dikenal dengan favipiravir, ada pula obat antimalaria hidroksikolorkuin dan klorokuin serta obat lain remdisivir.
Editor: Anton Suhartono