Ukraina Akan Gagalkan Atlet Rusia Bertanding di Olimpiade Paris 2024
KIEV, iNews.id - Ukraina berupaya agar atlet Rusia dan Belarusia dilarang ikut ambil bagian dalam Olimpiade Paris 2024. Menurut mereka, membiarkan atlet kedua negara bertanding di bawah bendera nertral tidak dapat diterima.
"Tidak mungkin bagi kami pada saat perang skala penuh sedang berlangsung, ketika para atlet kami, tentara kami membela tanah air kami," kata Menteri Olahraga Ukraina, Vadym Huttsait di kantornya di Kiev, di samping dinding dengan potret para atlet yang tewas dalam perang.
Mantan juara anggar Olimpiade berusia 51 tahun itu juga mengatakan, sedikitnya 220 atlet dan pelatih Ukraina tewas dalam perang itu.
"Ukraina akan bersatu dengan banyak negara ... dan itu (Rusia yang berkompetisi) tidak akan diizinkan," tambahnya.
Ukraina Bakal Dapat Kiriman 140 Tank Canggih dari Barat untuk Gelombang Pertama
Ada 40 negara telah memberi bantuan perumahan dan pelatihan di luar negeri selama perang terhadap atlet Ukraina.
Pekan lalu Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengatakan, terbuka untuk memasukkan atlet Rusia dan Belarusia di bawah bendera netral saat Olimpiade dan membuka pintu bagi mereka untuk bersaing di kualifikasi.
Zelensky Tolak Ide Atlet Rusia dan Belarusia di Bawah Bendera Netral saat Olimpiade 2024
Sebagai tanggapan, Moskow pada Selasa mengatakan, pihaknya akan menyambut setiap langkah IOC untuk memungkinkan para atletnya berkompetisi di Olimpiade.
Sayangnya, beberapa jam kemudian, IOC mengatakan pihaknya mendukung sanksi yang dijatuhkan terhadap negara-negara tersebut atas invasi Rusia.
Sementara itu, Presiden Volodymyr Zelensky dalam pidato video pada hari Selasa mengatakan, politisasi olahraga Rusia akan selalu berarti pembenaran terhadap teror.
Editor: Umaya Khusniah