Ulama Senior Yusuf Al Qaradawi Positif Covid-19
DUBAI, iNews.id - Ulama senior yang juga penasihat spiritual Ikhwanul Muslimin Syekh Yusuf Al Qaradawi terpapar Covid-19. Syekh Qaradawi mengumumkan kabar tersebut di akun Twitter, Sabtu (17/4/2021).
Dalam cuitan, sebagaimana dilaporkan Reuters, Minggu (18/4/2021), cendekiawan Mesir berusia 90 tahunan yang kini memegang paspor Qatar itu menjalani perawatan medis namun kondisinya baik.
Qaradawi, bersama beberapa anggota Ikhwanul Muslimin lainnya, dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Mesir dalam persidangan in absentia pada 2015 atas tuduhan pembobolan penjara pada 2011.
Dia membantah terlibat dan menolak putusan pengadilan tersebut.
Dubes Arab Saudi: Insya Allah Ada Haji untuk Muslim Indonesia Tahun Ini
Kepindahannya ke Qatar serta kritikan terhadap Presiden Mesir Abdel Fatah Al Sisi berbuntut pada keretakan hubungan Qatar dengan negara-negara Arab.
Kondisi itu memicu pemboikotan terhadap Qatar pada 2017, di samping tuduhan lainnya.
Universitas di Saudi Terbakar Dampak Serangan Rudal dan Drone Pemberontak Houthi
Yusuf Al Qaradawi juga dianggap sebagai salah satu pemikir Islam yang mendapat tempat di Timur Tengah. Siarannya di televisi Al Jazeera ditonton jutaan orang sampai sekitar 10 tahun lalu.
Pilot Diserang Kucing, Pesawat Tujuan Qatar Mendarat Darurat
Khotbah Jumat Qaradawi yang disiarkan televisi menyita begitu banyak perhatian sebelum dilarang tayang di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, dan Bahrain. Negara-negara itu melarang organisasi Ikhwanul Muslimin.
Namun pada Januari lalu, empat negara tersebut sepakat mengakhiri perselisihan dengan Qatar melalui kesepakatan yang didukung Amerika Serikat.
Editor: Anton Suhartono