Ular Piton Tertua Bertelur Lagi di Umur 62 Tahun
SAINT LOUIS, iNews.id - Penjaga satwa di Kebun Binatang Saint Louis terkejut melihat ular tertua di kebun binatang itu tengah melingkari tujuh buah telur. Padahal, selama 15 tahun terakhir ular tersebut tidak pernah kawin dengan pejantan.
Manajer Zoologi Herpetologi Kebun Binatang Saint Louis, Amerika Serikat, Mark Wanner mengatakan ular jenis ball phyton yang telah menjadi penghuni kebun binatang sejak 1961 bertelur pada 23 Juli lalu.
Wanner mengatakan beberapa penjaga satwa sempat melihat perubahan kecil perilaku dan bentuk fisik ular tersebut, namun tidak pernah mengira sebagai tanda ular tersebut akan bertelur.
"Ini kejutan. Jujur, kami tidak menyangka dia akan bertelur lagi," kata Wanner dikutip dari CNN, Sabtu (12/9/2020).
Warga Suku Anak Dalam Tewas Dililit Ular Piton, Evakuasi Sulit karena Jasad Dibelit
Ular sanca yang diidentifikasi dengan nomor registrasi 361003 diyakini berusia 62 tahun berasal dari Afrika bagian tengah dan barat.
Wanner mengatakan beberapa jenis ular, komodo dan reptil lainnya diketahui dapat bereproduksi secara aseksual, yang dikenal sebagai partenogenesis fakultatif.
Ular betina juga dapat menyimpan sperma untuk pembuahan yang tertunda, namun kasus pembuahan aseksual terlama yang pernah terjadi adalah tujuh tahun setelah kontak dengan pejantan.
Pada 2009, ular betina itu diketahui sempat bertelur tetapi tidak ada satupun yang menetas, dan tidak ada catatan pernah berdekatan dengan ular pejantan.
Wanner menduga telur sekarang yang dikeluarkan ular betina itu merupakan hasil pembuahan yang ditunda setelah sebelumnya pernah kawin dengan pejantan di akhir 1980-an dan awal 1990-an.
Dugaan ini didasarkan pada kebiasaan para penjaga yang meletakkan ular-ular itu di dalam ember saat membersihkan kandang mereka.
"Kami mengatakan 15 tahun lebih, tapi itu maksud saya, mungkin saja mendekati 30 tahun sejak dia secara fisik bersama pejantan," katanya.
Editor: Arif Budiwinarto