Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gawat! AS Siapkan Serangan Beberapa Minggu ke Iran Begitu Keluar Perintah dari Trump
Advertisement . Scroll to see content

Uni Emirat Arab Stop Penerbangan dari dan ke Iran Setelah Virus Korona Renggut 15 Nyawa

Selasa, 25 Februari 2020 - 16:53:00 WIB
Uni Emirat Arab Stop Penerbangan dari dan ke Iran Setelah Virus Korona Renggut 15 Nyawa
Orang-orang mengenakan masker pelindung saat berjalan di ibu kota Iran, Teheran, 24 Februari 2020. (FOTO: ATTA KENARE / AFP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran melaporkan tiga kematian lagi akibat wabah virus korona, yang memicu Uni Emirat Arab (EUA) menghentikan penerbangan dari dan ke Iran. Kini jumlah total yang meninggal di Iran akibat virus itu menjadi 15 orang.

Iran berjuang mencegah penyebaran COVID-19 sejak Rabu pekan lalu, ketika mengumumkan dua kematian pertama di Qom.

Dua dari yang meninggal adalah perempuan tua di Provinsi Markazi dan yang lain adalah seorang pasien di provinsi utara Alborz, menurut laporan kantor berita negara IRNA.

"Salah satunya adalah seorang perempuan berusia 87 tahun dengan riwayat penyakit kardiovaskular, paru, hati dan ginjal yang meninggal setelah dirawat di rumah sakit selama dua hari," ujar Abbas Nikravesh, kepala universitas medis Kota Saveh, kepada IRNA, Selasa (25/2/2020).

Satunya lagi merupakan warga berusia 82 tahun dengan penyakit darah serius dan kardiovaskular. Dia meninggal setelah dirawat di rumah sakit selama sehari, dan memiliki sejarah mengunjungi Qom ketika anak-anaknya tinggal di sana.

"Tiga kasus infeksi virus korona dikonfirmasi di Kota Saveh sejauh ini, dengan dua orang meninggal," kata Nikravesh.

"Sekarang ada seorang perempuan 78 tahun yang terinfeksi dari Afghanistan di bawah perawatan khusus."

IRNA tidak menyebutkan nama pasien di Alborz atau merinci kondisi kesehatannya.

"Pasien ini dalam perawatan khusus dalam beberapa hari terakhir ketika dia meninggal," kata Hassan Inanlou, wakil kepala universitas medis Alborz.

Menurut IRNA, ada dua kasus lagi yang dikonfirmasi dirawat di rumah sakit di Alborz. Sejauh ini, Iran mengonfirmasi ada 61 kasus infeksi virus korona di negara itu.

Sementara itu, UEA memutuskan menghentikan semua penerbangan ke Iran akibat virus korona. UEA, mitra dagang Teluk terbesar Iran, menangguhkan semua penerbangan penumpang dan kargo ke republik Islam itu sebagai tindakan pencegahan terhadap virus.

"Otoritas Penerbangan Sipil Umum UEA menangguhkan semua penerbangan penumpang dan kargo ke dan dari Iran mulai hari ini dan selama satu pekan yang dapat diperbarui," demikian pernyataan yang dirilis kantor berita resmi WAM.

Keputusan itu merupakan langkah pencegahan yang dilakukan UEA guna memastikan pemantauan ketat dan pencegahan penyebaran virus corona baru.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut