Unit Kepolisian Ukraina Dibubarkan Setelah Petugas Memerkosa Saksi Perempuan

Anton Suhartono ยท Selasa, 26 Mei 2020 - 07:21 WIB
Unit Kepolisian Ukraina Dibubarkan Setelah Petugas Memerkosa Saksi Perempuan

Unit kepolisian di Ukraina dibubarkan setelah petugas memerkosa saksi perempuan (Foto: AFP)

KIEV, iNews.id - Unit kepolisian Ukraina dibubarkan setelah salah satu petugas ditangkap karena diduga memerkosa seorang saksi, perempuan berusia 26 tahun.

Biro Penyelidikan Negara menyatakan, petugas itu berdinas di Kota Kagarlyk. Dia memerkosa saksi pada Sabtu malam pekan lalu setelah memanggilnya ke kantor untuk dimintai keterangan.

Petugas bersangkutan mulanya menganiaya dan meneror, seperti memborgol, memaksa gunakan masker gas, serta meletupkan tembakan di atas kepala saksi.

"Setelah itu, dia memerkosa korban beberapa kali,” bunyi pernyataan biro, dikutip dari AFP, Selasa (26/5/2020).

Bukan hanya itu, ada pula polisi Kagarlyk lain yang menyerang seorang pria di kantornya bahkan mengancam akan memerkosa. Korban diminta berlutut, dipakaikan masker gas, lalu dipukuli menggunakan tongkat. Akibatnya, beberapa tulang rusuk korban serta hidungnya patah.

Dalam pernyataan terpisah, kepolisian nasional Ukraina memastikan dua polisi Kagarlyk telah ditahan.

"Kepala kepolisian nasional Igor Klymenko memutuskan untuk membubarkan unit itu," kata polisi.

Aktivis mengatakan, insiden pemerkosaan saksi di malam hari itu menunjukkan menyoroti kegagalan Ukraina dalam mereformasi kepolisian.

Anggota parlemen turut mengecam peristiwa ini dan mendesak pelaku segera dihukum berat.

"Kisah ini melampaui kejahatan," kata anggota parlemen, Andriy Osadchuk, melalui Facebook, seraya mendesak Menteri Arsen Avakov segera menghukum semua yang terlibat.

Sejauh ini belum ada pernyataan dari Presiden Volodymyr Zelensky, yang telah berjanji untuk mememperketat aturan hukum dan memberantas korupsi dan penyalahgunaan wewenang aparatur pemerintah.

Editor : Anton Suhartono