Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Tren Orang Pura-Pura Miskin di Korea Selatan
Advertisement . Scroll to see content

Usai Rampok dan Bunuh Perempuan, Bandit Ini Habisi Nyawa Rekan yang Bantu Simpan Jasad Korban

Selasa, 14 Desember 2021 - 13:09:00 WIB
Usai Rampok dan Bunuh Perempuan, Bandit Ini Habisi Nyawa Rekan yang Bantu Simpan Jasad Korban
Ilustrasi aksi perampokan. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

SEOUL, iNews.id – Seorang bandit membunuh perempuan setelah merampok uang dan barang-barang di rumah korban. Pria berumur 52 tahun itu lalu juga membunuh rekannya sendiri setelah keduanya terlibat cekcok.

Pada Selasa (14/12/21) ini, bandit bernama Kwon Jae Chan (52) itu berdiri di depan wartawan. Dia mengutarakan permintaan maafnya kepada korban saat dia dipindahkan dari Kantor Polisi Michuhol, Incheon, menuju kantor kejaksaan setempat. Dia akan menjalani investigasi lanjutan mengenai kasus pembunuhan ganda, pencurian, dan penelantaran mayat.

“Saya meminta maaf,” ucapnya saat ditanya apakah dia ingin meminta maaf kepada korban. Namun saat dinyatakan mengenai hal lain, Kwon tetap diam dan tidak memberikan komentar apa pun.

Pada Sabtu (04/12/21) lalu Kwon melancarkan aksi perampokan di sebuah gedung di Michuhol dan mencekik seorang perempuan kenalannya (50) hingga tewas. Dia diduga menggunakan kartu kredit perempuan itu untuk mencairkan uang di ATM serta mencuri perhiasan korban. Kwon pun menyimpan jasad perempuan itu di dalam bagasi sebuah mobil.

Dia juga dituntut atas pembunuhan dan penguburan rekannya (40) di bukit dekat Pantai Eulwangri, Incheon, pada hari berikutnya.

Yonhap News melansir, laporan polisi menyebutkan bahwa rekannya tidak ikut andil dalam pembunuhan korban perempuan itu. Namun, dia dipercaya telah membantu Kwon untuk mencairkan uang dan menyimpan jasad korban perempuan di dalam bagasi mobil.

Tersangka sempat mengaku bahwa kasus pembunuhan itu adalah kejadian yang tidak disengaja karena amarah sesaat dan menggiringnya ke dalam pertengkaran sengit dengan kedua korban.

Pihak penyelidik percaya bahwa tindak kejahatan ini diawali dari Kwon yang mengetahui nomor PIN kartu kredit korban perempuan. Hal itu mendorongnya untuk melakukan aksi pencurian dan pembunuhan tidak sengaja. 

Polisi juga menduga bahwa Kwon berencana untuk menyalahkan pembunuhan wanita itu kepada rekannya yang akhirnya dia bunuh juga. Pada minggu lalu, polisi akhirnya memutuskan untuk mengungkap identitas Kwon termasuk foto dan namanya karena dia telah melakukan kejahatan serius.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut