Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Netanyahu Berusaha Gugat Hasil Pemilu Israel, Eisenkot: Kehendak Rakyat Tak Bisa Dihapus!
Advertisement . Scroll to see content

Utang Israel Tembus Rp8.094 Triliun, Mantan Jenderal Peringatkan Keruntuhan Ekonomi

Rabu, 04 November 2026 - 06:34:00 WIB
Utang Israel Tembus Rp8.094 Triliun, Mantan Jenderal Peringatkan Keruntuhan Ekonomi
Utang nasional Israel membengkak hingga sekitar 1,4 triliun shekel atau setara Rp8.094 triliun (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Utang nasional Israel membengkak hingga sekitar 1,4 triliun shekel atau setara Rp8.094 triliun. Lonjakan beban keuangan akibat perang berkepanjangan itu memicu peringatan dari mantan jenderal militer Israel, Itzhak Brik, yang menilai negaranya menghadapi ancaman keruntuhan ekonomi.

Brik memperingatkan kondisi keuangan Israel semakin tertekan akibat besarnya pengeluaran militer, potensi sanksi internasional, pembatasan pasokan senjata, hingga risiko isolasi dari sistem keuangan global.

Dalam artikel opini yang diterbitkan surat kabar Maariv, Brik menghubungkan membengkaknya utang negara dengan dampak perang yang terus berlangsung. Dia memperingatkan beban tersebut akan semakin berat jika konflik dan tekanan internasional tidak segera mereda.

Menurut Brik, persoalan Israel bukan hanya menyangkut besarnya utang. Negara Yahudi itu juga menghadapi ancaman melemahnya perekonomian akibat tekanan eksternal dan keluarnya tenaga-tenaga profesional dari dalam negeri.

Data yang dikutip Al Jazeera pada Agustus 2026 juga menyebut utang Israel telah mencapai sekitar 1,4 triliun shekel atau sekitar 480 miliar dolar AS. Angka tersebut meningkat dibandingkan sebelum perang pada Oktober 2023, ketika utang tercatat sekitar 1,07 triliun shekel.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut