Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Peneliti Ungkap Dampak jika Oposisi Pimpin Israel, dari Gaza hingga Tepi Barat
Advertisement . Scroll to see content

Rebut Kursi Parlemen Israel, Ini Alasan Yahudi Mantan Polisi Gabung Partai Islam di Pemilu

Selasa, 03 November 2026 - 06:24:00 WIB
Rebut Kursi Parlemen Israel, Ini Alasan Yahudi Mantan Polisi Gabung Partai Islam di Pemilu
Yoav Segalovitz, mantan perwira tinggi kepolisian Israel, bergabung dengan partai Islam Ra’am yang dipimpin Mansour Abbas (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id -Yoav Segalovitz, mantan perwira tinggi kepolisian Israel berusia 67 tahun, punya alasan khusus bergabung dengan partai Islam Ra’am yang dipimpin Mansour Abbas. Politisi Yahudi sekuler yang mengaku sebagai Zionis itu ingin membuktikan bahwa warga Yahudi dan Arab bisa bekerja sama dalam pemerintahan Israel, meski memiliki latar belakang agama dan budaya berbeda.

Segalovitz bahkan meninggalkan partai sentris yang didominasi politisi Yahudi, Yesh Atid, untuk bergabung dalam daftar calon anggota parlemen Ra’am. Langkah tidak biasa itu membawanya ke Knesset setelah partai tersebut meraih delapan kursi dalam pemilu Israel pada 27 Oktober lalu.

Dia dijadwalkan dilantik bersama anggota parlemen baru lainnya pada 10 November. Namun, ada satu hal yang perlu diperjelas: Segalovitz tidak menjadi anggota resmi Ra’am. Dia bergabung dengan faksi parlemen dan maju melalui daftar calon partai tersebut, sehingga tetap mempertahankan identitas politiknya sendiri.

“Dia orang Arab. Saya orang Yahudi. Saya sekuler. Dia religius,” kata Segalovitz, merujuk kepada Abbas, seperti dikutip Associated Press (AP), Selasa (3/11/2026).

“Tetapi kami semua adalah warga Israel. Kita semua mengambil bagian dalam masyarakat ini. Jika ingin mencapai kemajuan di sini, kita harus bekerja sama,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut