Video Penyiksaan Aktivis GSF Beredar, Netanyahu Perintahkan Deportasi Segera
TEL AVIV, iNews.id - Video penyiksaan terhadap aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) yang beredar luas di media sosial memicu kemarahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Menyusul kontroversi tersebut, Netanyahu langsung memerintahkan agar para aktivis segera dideportasi.
Dalam video yang diunggah Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir di platform X, tampak ratusan aktivis internasional dipaksa berlutut dengan tangan terikat ke belakang, sementara dahi mereka menempel ke lantai. Tayangan itu memicu kecaman internasional karena dianggap menunjukkan perlakuan tidak manusiawi terhadap para tahanan sipil.
“Saya telah menginstruksikan pihak berwenang terkait untuk mendeportasi para provokator (aktivis) sesegera mungkin,” kata Netanyahu, dalam pernyataannya, dikutip Kamis (21/5/2026).
Netanyahu juga menegaskan tindakan Ben Gvir memublikasikan video tersebut tidak mencerminkan nilai dan norma Israel. Dia menilai langkah sang menteri justru memperburuk citra negaranya di mata dunia.
Menteri Radikal Israel Rilis Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla, Tangan Diikat
Kritik serupa disampaikan Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar. Dalam unggahannya di X, Saar menyebut Ben Gvir sengaja merugikan Israel dengan menyebarkan tayangan yang mempermalukan negara itu.
Menurut Saar, ini bukan kali pertama Ben Gvir merilis video kontroversial terkait perlakuan terhadap aktivis GSF.
87 Aktivis Global Sumud Flotilla Mogok Makan di Penjara Israel, Ini Tuntutannya
Namun Ben Gvir membalas kritik tersebut dengan nada menantang.
“Saya bangga menjadi menteri yang bertanggung jawab atas organisasi-organisasi yang beroperasi hari ini melawan para pendukung teror,” ujar Ben Gvir dalam pidatonya di parlemen Knesset.
Dia bahkan mengatakan akan ada lebih banyak rekaman serupa yang dipublikasikan.
“Ya, akan ada berbagai macam gambar yang tidak disukai Gideon Saar, tapi saya kira itu adalah sumber kebanggaan yang besar,” katanya.
Video yang diunggah Ben Gvir diberi caption “Selamat Datang di Israel” dan diiringi lagu kebangsaan Israel. Dalam rekaman itu, Ben Gvir juga terlihat mengibarkan bendera Israel sambil mencemooh para aktivis yang ditahan.
Ratusan aktivis Global Sumud Flotilla dari lebih 30 negara ditahan di fasilitas pelabuhan Ashdod setelah misi kemanusiaan mereka dicegat pasukan Israel. Sebanyak sekitar 50 kapal GSF sebelumnya berlayar dari Turki pekan lalu untuk mencoba menembus blokade Gaza.
Operasi pencegatan dilakukan pasukan Israel pada Senin dan Selasa lalu. Otoritas Israel menyebut total 430 aktivis kini ditahan, sebagian besar sudah dipindahkan ke pelabuhan Ashdod.
Editor: Anton Suhartono