Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Empat Perempuan Indonesia Taklukkan Tantangan Kebugaran Ekstrem HYROX Bangkok
Advertisement . Scroll to see content

Viral Atlet BAB saat Lomba HYROX tapi Tetap Juara, Co-Founder Akhirnya Akui Salah dan Minta Maaf

Selasa, 15 September 2026 - 21:29:00 WIB
Viral Atlet BAB saat Lomba HYROX tapi Tetap Juara, Co-Founder Akhirnya Akui Salah dan Minta Maaf
Atlet Australia Joanna Wietrzyk dikritik karena melanjutkan perlombaan meski mengalami inkontinensia feses atau BAB tanpa sengaja, dalam ajang HYROX Beijing 2026. (Foto: Weibo/Beijing Shier via abc.net.au)
Advertisement . Scroll to see content

Kontroversi ini berawal dari dari event HYROX Beijing, pada Sabtu (12/9/2026). Atlet Australia Joanna Wietrzyk berusia 22 tahun, yang merupakan pemegang rekor dunia HYROX Women's Solo Pro, kehilangan kontrol BAB saat mengikuti perlombaan.

Meski BAB, Wietrzyk tidak lantas berhenti, tapi tetap melanjutkan seluruh rangkaian lomba hingga finis. Rekaman dan foto yang beredar di media sosial menunjukkan dia terus mengikuti berbagai tantangan fisik termasuk mesin dayung, meskipun kotoran cair terlihat mengalir di kakinya. Dia bahkan berhasil menjadi juara pertama di nomor tersebut dengan catatan waktu 1 jam 1 menit 23 detik.

HYROX merupakan kompetisi kebugaran dalam ruangan yang menggabungkan lari dengan sejumlah latihan fisik, seperti rowing, sled push, burpee broad jump, wall ball, dan lunges menggunakan sandbag. Para peserta menggunakan sejumlah area dan peralatan yang sama selama perlombaan.

Video kejadian tersebut kemudian viral di media sosial China dan membuat netizen berdebar terkait standar kebersihan dan keselamatan peserta. Banyak yang mengkritik keputusan penyelenggara karena tetap membiarkan Wietrzyk melanjutkan perlombaan. 

Sementara Wietrzyk sempat mengunggah foto selfie melalui Instagram Story, setelah memenangkan perlombaan. Unggahan itu memperlihatkan dia terbaring di ranjang rumah sakit dengan selang infus, disertai keterangan santai yang kemudian dihapusnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut