Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! 20.500 WNA Terbang ke Jakarta demi Konser Kanye West
Advertisement . Scroll to see content

Viral di TikTok, Sambal Udang Jadi Obat Rindu Pria Lansia Ini kepada Almarhumah Istri

Kamis, 15 September 2022 - 16:00:00 WIB
Viral di TikTok, Sambal Udang Jadi Obat Rindu Pria Lansia Ini kepada Almarhumah Istri
Ismail Salleh datang setiap akhir pekan ke rumah putrinya untuk dimasaki menu yang rasanya mirip dengan racikan sang istri (Foto: TikTok)
Advertisement . Scroll to see content

KUALA LUMPUR, iNews.id - Seorang pria di Malaysia menjadi viral setelah kisahnya diangkat ke media sosial. Pria bernama Ismail Salleh itu ditinggal istri tercinta untuk selamanya pada 9 Maret 2020. Namun karena cintanya yang begitu dalam, Ismail tak bisa melupakan perempuan yang telah hidup bersama dengannya selama sekitar 38 tahun itu.

Meski sudah 2 tahun meninggal, Ismail terus berupaya mendapatkan jejak sang istri, apa pun itu, termasuk masakan.

Kisahnya diangkat oleh putri Ismail, Nur Shuhada, melalui video di TikTok baru-baru ini hingga menjadi viral.

Untuk bisa mendapatkan makanan yang punya rasa mirip seperti buatan sang istri, Ismail rutin mendatangi rumah putrinya itu sepekan sekali. Nur dikenal jago masak dan hasil racikannya memiliki rasa mirip buatan ibunya, salah satunya sambal udang.

Agar tak memberatkan putrinya, pria 72 tahun itu membeli sendiri bahan-bahan mentah di pasar lalu membawanya agar diracik Nur.

Menurut perempuan berusia 30 tahun yang akrab disapa Ayu itu, ayahnya selaku datang setiap akhir pekan untuk dibuatkan masakan.

"Setelah ibu meninggal, ayah akan membawa bahan-bahan mentah yang ingin dia makan. Dia beli sendiri tanpa meminta bantuan dari anak-anaknya. Setiap Minggu ayah pasti membawa bahan mentah berbeda, seperti ikan, udang, atau ayam, bersama bumbu-bumbu yang ingin diracik dalam masakan yang diinginkan," kata Nur, seperti dikutip dari mStar.

Ismail sengaja datang di waktu senggang agar aktivitas atau pekerjaan Nur tak terganggu.

"Lagipula jarak rumah kami sekitar 20 menit saja. Saya di Pauh Jaya dan ayah di Alma (Pulau Pinang)," katanya lagi.

Nur sangat senang ayahnya, seorang pensiunan badan anti-narkoba nasional Malaysia, masih mencintai ibu. Selain itu dia juga merasa bangga masakannya bisa mengingatkan ayahnya dengan almarhumah.

"Saya memang suka masak. Sebelum ibu meninggal saya sudah biasa masak untuk ayah. Kakak-kakak saya ada yang tinggal berdekatan tapi entah kenapa ayah akan datang ke tempat saya meminta dimasaki, mungkin karena rasanya lebih pas," ujar ibu dua anak tersebut.

Dia pernah menawarkan kepada ayahnya untuk tinggal bersama, tapi ditolak. Menurut Ismail, rumah tempat tinggalnya yang sudah ditempati puluhan tahun punya kenangan bersama sang istri.

"Ayah bilang, sayang untuk meninggalkan rumah itu. Mungkin karena masih rindu sama ibu. Banyak kenangan mereka di situ," katanya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut