Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Breaking News: AS Serang Iran Lagi
Advertisement . Scroll to see content

Virus Corona Menginfeksi Lebih dari 700.000 Orang di AS, Renggut 36.000 Nyawa

Sabtu, 18 April 2020 - 09:27:00 WIB
Virus Corona Menginfeksi Lebih dari 700.000 Orang di AS, Renggut 36.000 Nyawa
Jumlah kasus infeksi virus corona di AS menembus 700.000 hingga 17 April (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Jumlah kasus virus corona di Amerika Serikat (AS) sampai Jumat malam atau Sabtu (18/4/2020) pagi WIB sudah menembus 700.000 penderita.

Data Universitas Johns Hopkins, seperti dikutip dari AFP, mengungkap, hingga Jumat pukul 20.30 waktu setempat ada 700.282 kasus Covid-19 di AS.

Selain itu kasus kematian di AS naik menjadi 36.733 setelah adanya penambahan korban meningggal sebanyak 3.856 orang dalam 24 jam terakhir.

Angka itu tampaknya sudah termasuk dengan kasus kematian melibatkan orang yang mengalami gejala, meskipun belum dinyatakan positif virus corona.

Kasus seperti ini banyak terjadi di Kota New York, di mana ribuan orang meninggal di rumah dan panti-panti jompo setelah mengalami gejala Covid-19.

Pada awal pekan, otoritas Kota New York melaporkan 3.778 kasus kematian melibatkan orang dengan gejala. Namun jumlah tersebut tak dimasukkan ke dalam data resmi jumlah kematian akibat Covid-19.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS juga mengeluarkan data terbaru yang jumlahnya berbeda dengan Universitas Johns Hopkins. Jumlah kasus kematian di AS mencapai 33.049 orang hingga Jumat malam, sebanyak 4.226 di antaranya mengalami gejala meskipun belum dites.

Jumlah kematian di AS merupakan yang tertinggi di dunia, disusul Italia dengan 22.745 kasus. Berikutnya diisi Spanyol dan Prancis, masing-masing sebanyak 19.478 dan 18.681 kasus.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut