Virus Corona Renggut Nyawa 90.000 Orang di AS
BALTIMORE, iNews.id – Wabah virus corona (Covid-19) di Amerika Serikat sampai hari ini telah merenggut nyawa lebih dari 90.000 jiwa. Sementara, ada 1,5 juta kasus infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi sejauh ini di negara itu, menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins.
Universitas yang berbasis di Baltimore, Maryland, AS itu mencatat 10.000 kematian akibat virus corona di negeri Paman Sam hanya dalam tempo satu pekan. AS memiliki jumlah kasus kematian dan juga infeksi Covid-19 tertinggi di dunia.
Kendati demikian, beberapa negara—termasuk Belgia, Spanyol, Inggris, Italia, dan Swedia—telah mencatat lebih banyak kasus kematian per kapita, menurut situs web statistik Worldometer. Pandemi Covid-19 telah menewaskan lebih dari 316.000 orang di seluruh dunia sejak kemunculannya di Wuhan, China, akhir tahun lalu.
Negara Bagian New York menyumbang hampir sepertiga dari kematian akibat Covid-19 di AS. Daerah itu secara resmi mencatat sekitar 22.700 kematian, itu pun belum termasuk mereka yang meninggal dengan status pasien dalam pengawasan (PDP).
Pada 6 Juni, kematian akiba wabah corona di AS diperkirakan mencapai sekitar 112.000 jiwa, menurut rata-rata 20 model epidemiologis yang dianalisis oleh University of Massachusetts. Hampir 11,5 juta tes telah dilakukan di kalangan penduduk di AS.
Sementara, hingga saat ini, sekitar 272.000 orang di AS dinyatakan telah sembuh dari penyakit baru itu.
Editor: Ahmad Islamy Jamil