Virus Korona Selimuti Amerika: New York Tutup Sekolah, Bar dan Kelab Malam Los Angeles 'Hilang'

Nathania Riris Michico · Senin, 16 Maret 2020 - 13:16:00 WIB
Virus Korona Selimuti Amerika: New York Tutup Sekolah, Bar dan Kelab Malam Los Angeles 'Hilang'
Warha menikmati matahari di Central Park di New York City di tengah pandemi korona. (FOTO: Johannes EISELE / AFP)

NEW YORK, iNews.id - Virus korona sudah menyebar ke berbagai negara bagian di Amerika Serikat (AS). Akibatnya, Kota New York menutup sekolah-sekolah.

Wali Kota New York Bill de Blasio mengumumkan menutup sekolah-sekolah di kota terbesar Amerika itu, setelah mendapat tekanan untuk mengekang pandemi virus korona.

"Saya menyesal mengumumkan bahwa mulai besok (Senin) sekolah-sekolah umum kami akan ditutup," kata Blasio, seperti dilaporkan AFP, Senin (6/3/2020).

Dia mengatakan semua sekolah akan tetap tutup hingga 20 April.

Jumlah kasus korona yang dikonfirmasi di kota berpenduduk 8,5 juta ini terus meningkat, melewati angka 300 pada Minggu (5/3/2020).

Gubernur New York Andrew Cuomo turut menganjurkan penutupan sekolah. Setelah pengumuman de Blasio, gubernur membenarkan langkah tersebut dengan mengatakan akan mengurangi kepadatan dan mengurangi penyebaran COVID-19.

"Kota New York harus memiliki rencana dalam 24 jam ke depan untuk pengasuhan anak bagi pekerja penting dan rencana memastikan anak-anak akan terus mendapatkan makanan yang mereka butuhkan," kata Cuomo di Twitter.

Sebanyak 1.800 sekolah di New York melayani sekitar 1,1 juta siswa; sistem sekolah terbesar di AS.

Tak hanya itu, Los Angeles juga mengumumkan menutup bar dan klub malam, akibat korona.

Bar, restoran, dan kelab malam di Los Angeles diperintahkan ditutup dari Minggu tengah malam hingga 31 Maret.

"Untuk membantu mencegah penyebaran COVID-19, saya mengambil tindakan eksekutif untuk sementara menutup bar, kelab malam, restoran (kecuali pemesanan yang dibawan pulang (takeout) atau pengiriman), tempat hiburan, dan perusahaan lain di Kota Los Angeles," tulis Wali Kota Eric Garcetti di halaman Facebook-nya.

Ini menyusul penutupan dramatis serupa di New York sebelumnya yang juga diumumkan pada Minggu.

Editor : Nathania Riris Michico