Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ogah Bayar Makan dan Aniaya Kekasih, WNA Selandia Baru Diusir dari Bali
Advertisement . Scroll to see content

Wabah Covid di Selandia Baru Melonjak, Berawal dari Kasus Impor

Kamis, 19 Agustus 2021 - 09:33:00 WIB
Wabah Covid di Selandia Baru Melonjak, Berawal dari Kasus Impor
Kota Auckland di Selandia Baru, tempat kasus Covid pertama ditemukan sejak 6 bulan terakhir di negara itu. (Foto: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

WELLINGTON, iNews.id – Wabah Covid Selandia Baru melonjak menjadi 21 kasus pada Kamis (19/8/2021) ini. Pihak berwenang setempat menyatakan, kasus baru yang ditemukan sekarang ini bermula dari kasus impor dari Australia.
 
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, Direktur Jenderal Kesehatan, Ashley Bloomfield, mengatakan bahwa ada 11 kasus baru Covid-19 yang dikonfirmasi di negara itu dalam 24 jam terakhir. 

Menurut Ardern, hasil pengurutan genom mengungkapkan, kasus positif saat ini sangat mirip dengan seseorang yang kembali dari Sydney, Australia. “Orang itu tiba (di Selandia Baru) dengan penerbangan pada 7 Agustus,” ujarnya, dilansir Reuters.

Wabah Covid di Selandia Baru sekarang ini bermula dari temuan satu kasus di kota terbesar di negara itu, Auckland, Senin (16/8/2021). Itu adalah kasus infeksi virus corona yang pertama ditemukan di negeri kiwi sejak enam bulan terakhir.

Pada Selasa (17/8/2021) Ardern mengumumkan pemberlakuan lockdown atau karantina wilayah secara nasional di negaranya. Seluruh Selandia Baru dikunci selama tiga hari mulai Rabu (18/7/2021) kemarin. 

Sementara itu, khusus Auckland dan Coromandel (sebuah kota pesisir tempat pasien Covid yang datang dari Sydney itu pernah menghabiskan waktu), akan di-lockdown selama tujuh hari.

Selama lockdown, Pemerintah Selandia Baru menerapkan aturan penguncian level 4 alias yang paling ketat. Sekolah, kantor, dan semua unit bisnis akan ditutup. Hanya layanan-layanan penting yang tetap diizinkan beroperasi.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut