Wabah Pneumonia di Wuhan China, WNI di Hong Kong Diminta Waspada

Antara ยท Jumat, 10 Januari 2020 - 15:16 WIB
Wabah Pneumonia di Wuhan China, WNI di Hong Kong Diminta Waspada

TKI di Hong Kong dimintai mewaspadai pneumonia yang tengah mewabah di Wuhan, China (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.id - Warga Indonesia di Hong Kong diimbau selalu mewaspadai infeksi paru-paru menular atau pneumonia yang sedang mewabah di Wuhan, China.

Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Hong Kong mengimbau WNI melakukan pencegahan wabah penyakit ini melalui beberapa cara.

"Ketika bepergian ke luar Hong Kong, masyarakat diharapkan melakukan upaya pencegahan," bunyi pernyataan KJRI, Jumat (10/1/2020).

KJRI mengimbau WNI untuk tidak bersentuhan dengan hewan liar atau buruan, mengunjungi pasar basah, pasar unggas, serta peternakan unggas.

Hal lebih penting, WNI tidak melakukan kontak fisik dengan pasien pengidap infeksi paru-paru akut.

WNI yang merasa tidak sehat saat berada di luar Hong Kong diimbau mengenakan masker dan menginformasikan kepada staf hotel, pendamping perjalanan, atau pihak terkait.

Jumlah WNI di Hong Kong diperkirakan mencapai 180.000 jiwa yang mayoritas merupakan perempuan pekerja migran.

Biasanya mereka diajak majikan di Hong Kong untuk berlibur atau mengunjungi sanak keluarga ke berbagai wilayah di China.

Dinas Kesehatan Kota Wuhan menyebutkan 59 warga Ibu Kota Provinsi Hubei itu mengidap virus yang tidak diketahui penyebabnya. Dari jumlah itu, tujuh orang masuk dalam kategori parah.

Penyakit ini pertama kali ditemukan di pasar ikan Kota Wuhan. Otoritas kesehatan setempat mengesampingkan dugaan pneumonia berat itu mirip dengan influensa, SARS, dan MERS.

Kedutaan Besar RI di Beijing memastikan bahwa sampai saat ini tidak ada warga negara Indonesia yang dilaporkan terjangkit pneumonia berat.

Di Provinsi Hubei terdapat 428 warga negara Indonesia yang seluruhnya berstatus mahasiswa. Sekitar 200 di antaranya tinggal di Wuhan dan kuliah di delapan kampus berbeda.

Editor : Anton Suhartono