Wabah Virus Campak Landa Manila, Nyawa 2 Juta Anak Terancam

Nathania Riris Michico ยท Kamis, 07 Februari 2019 - 14:23 WIB
Wabah Virus Campak Landa Manila, Nyawa 2 Juta Anak Terancam

Ilustrasi anak yang terpapar virus campak. (Foto: JIM GOODSON/CDC/SCIENCE PHOTO LIBRARY)

MANILA, iNews.id - Pemerintah Filipina menyatakan wabah virus campak sedang melanda ibu kota Manila. Sedikitnya 861 kasus terduga campak dilaporkan sejak 2 Februari lalu.

Departemen Kesehatan Filipina menyatakan, sebanyak 50 orang, sebagian besar anak-anak, diyakini meninggal dunia akibat campak.

Para pejabat juga menyebut lebih dari dua juta anak-anak yang belum divaksinasi terancam terpapar virus tersebut.

Menteri Kesehatan, Francisco Duque, mengatakan kepada media setempat bahwa bronchopneumonia yang disebabkan komplikasi campak dapat mematikan. Karenanya, dia mengimbau para orangtua untuk membawa anak mereka divaksinasi.

"Orangtua seharusnya tidak menunggu komplikasi terjadi karena bisa jadi akan terlambat," ujarnya, seperti dilaporkan BBC, Kamis (7/2/2019).

Masyarakat di Filipina ditengarai enggan membawa anak mereka untuk diimunisasi di pusat kesehatan pemerintah setelah komplikasi yang timbul akibat vaksin demam berdarah dengue, Dengvaxia.

Campak merupakan penyakit yang sangat menular melalui batuk dan bersin, menyebar dengan mudah lewat udara.

Gejala awal campak biasanya demam, batuk, pilek, dan mata merah. Ruam merah tampak pada wajah dan tubuh beberapa hari kemudian.


Editor : Nathania Riris Michico