Waduh, Beredar Iklan Militer Rekrut Calon Tentara di Bawah Umur
JOHANNESBURG, iNews.id - Pasukan Pertahanan Nasional Afrika Selatan (SANDF) membantah merekrut tentara anak-anak. Pasalnya, sebuah iklan yang merekrut pemuda berumur 15 tahunan menjadi tentara beredar luas di media sosial.
“Penggunaan berbagai platform media sosial baru-baru ini yang menargetkan pemuda berusia 15 tahun benar-benar tidak etis, tidak benar dan harus dikutuk oleh semua warga negara yang taat hukum di negara kita,” kata SANDF dalam sebuah pernyataan Senin (7/2/2022) malam.
Iklan yang diposting oleh penipu itu memikat kaum muda untuk bergabung dengan tentara. Mereka ditawari tunjangan hingga akomodasi gratis.
Pelamar yang tidak curiga kemudian dibujuk untuk membayar biaya pendaftraan oleh scammers. Namun setelah menerima bayaran, mereka kemudian menghilang.
Pihak militer mengatakan iklan tersebut ditujukan untuk mencemarkan nama baik institusi. Konstitusi Afrika Selatan tidak mengizinkan perekrutan anak di bawah umur menjadi tentara.
"Itu ilegal dan tidak etis bila Angkatan Darat Afrika Selatan meminta anak di bawah umur untuk melamar pekerjaan," kata pernyataan itu.
Juru bicara SANDF, Brig. Jenderal Andries Mokoena Mahapa mengatakan kepada penyiar lokal NewZroom Afrika, tentara marah oleh scammers dan memperingatkan masyarakat untuk waspada.
“Semua iklan itu palsu. Jika ada orang yang mengenal orang di balik iklan tersebut, mereka harus melaporkannya ke pangkalan militer atau kantor polisi terdekat,” katanya.
Editor: Umaya Khusniah