Waduh, Jurnalis Ini Pertanyakan Mengapa Bukan Ratu Elizabeth II yang Meninggal
“Kenapa bukan Ratu Elizabeth? Alam semesta mengambil perempuan kulit putih tua yang salah," kata Burton, menjawab seorang pengguna yang mengecam pendapatnya dengan menyebut, "Hal yang menjijikkan untuk disampaikan."
Burton kemudian mengunci akun Twitter-nya, @yumcoconutmilk, lalu menghapusnya.
Setelah itu kecaman terhadap Burton terus mengalir, netizen mendesak kedua majalah terkenal tersebut untuk berhenti mempekerjakan Burton.
"Ini mengerikan dan perlu tindakan segera," tulis seorang netizen, sembari menandai akun Vogue Magazine dan penerbit, Conde Nast.
Pengguna lain melaporkan Burton ke Twitter Support, mendesak perusahaan menghapus akun jurnalis itu bawah undang-undang ujaran kebencian.
Jurnalis Inggris yang juga bintang acara televisi terkemuka Piers Morgan ikut mengecam Burton dengan menyebut cuitannya menjijikkan.
Selain New York Magazine dan British Vogue, Burton juga menulis untuk Bustle, ESSENCE, The Nation, Alma, dan Shondaland, grup media yang didirikan penulis Shonda Rhimes. Dia biasanya menulis soal isu keadilan sosial, identitas, dan kesehatan mental.
Editor: Anton Suhartono