Waduh, Kursi Kim Jong Un Disemprot Disinfektan Sebelum Pertemuan dengan Vladimir Putin
MOSKOW, iNews.id - Pemandangan tak biasa tersaji dalam pertemuan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu (13/9/2023). Kursi yang digunakan oleh Kim Jong Un disemprot cairan disinfektan terlebih dulu oleh petugas keamanan Korut.
Banyak negara sudah memperlonggar, bahkan menghapus pembatasan Covid-19. Namun bagi Korut penyakit yang disebabkan virus corona baru itu tampaknya masih menjadi ancaman serius. Tindakan para petugas keamanan Korut itu jelas membuat pasukan pengawal serta pejabat Rusia kebingungan.
Surat kabar Rusia Kommersant melaporkan, petugas keamanan Korut menghabiskan waktu beberapa menit untuk mengelap serta menyemprot kursi yang akan diduduki Kim.
Rekaman video yang dirilis surat kabar tersebut menunjukkan, seorang pejabat keamanan Korut mengenakan sarung tangan putih, dengan hati-hati mengelap kursi hitam yang akan digunakan Kim, kemudian menyemprotkan cairan termasuk ke sekelilingnya.
Kim Jong Un Undang Vladimir Putin ke Korut, Begini Jawaban Pemimpin Rusia
Seluruh bagian kursi tak luput dari olesan, yakni dudukan, hand rest, dan kaki. Seorang petugas keamanan Korut kemudian memberi perintah untuk menyemprotkan disinfektan pada kursi dan sekelilingnya.
“Kursi tersebut ternyata menjadi perhatian paling besar bagi pihak Korea Utara,” demikian laporan kontributor Kommersant di Kremlin, Andrei Kolesnikov, seperti dilaporkan kembali Reuters, Kamis (14/9/2023).
Putin Janji Bantu Kim Jong Un Bangun Satelit Korut
Laporan itu menyebutkan, tampaknya petugas keamanan Kim, berjumlah lebih dari 100 orang, tidak begitu puas dengan kursi pertama dan lainnya yang persis sama.
“Kemudian seorang staf Korut mengelap kursi diperuntukkan bagi Kim Jong Un selama beberapa menit tanpa henti, mengenakan sarung tangan putih. Dari baunya, dia mendisinfeksi kursi tersebut,” demikian laporan Kommersant.
Saat Kim Jong Un ke Rusia, Korut Tembakkan 2 Rudal Balistik ke Laut Jepang
Kejadian ini mengingatkan dengan pertemuan antara Putin dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron beberapa bulan setelah invasi Rusia ke Ukraina. Laporan menyebutkan, Macron menolak untuk menjalani tes PCR Covid-19 dengan alasan khawatir DNA-nya dicuri. Oleh karena itu posisi duduknya dijauhkan dengan Putin. Kedua pemimpin berbicara di Kremlin, duduk dibatasi meja panjang.
Editor: Anton Suhartono