Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Uji Coba Rudal 'Kiamat' Minuteman III Bersamaan dengan Perang Iran, Sinyal Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Wapres AS Kamala Harris Dievakuasi Pakai Helikopter Setelah Pria Bersenjata Menyusup Pangkalan

Selasa, 08 Maret 2022 - 09:05:00 WIB
Wapres AS Kamala Harris Dievakuasi Pakai Helikopter Setelah Pria Bersenjata Menyusup Pangkalan
Kamala Harris dievakuasi dari pangkalan udara di Maryland menggunakan helikopter setelah ada pria bersenjata menyusup (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris dievakusi meninggalkan Pangkalan Udara Gabungan Andrews di Maryland menggunakan helikopter kepresidenan Marine Two. Penyebabnya seorang pria bersenjata menyusup ke pangkalan yang menjadi rumah bagi Air Force One dan Air Force Two itu.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (6/3/2022) malam sekitar pukul 21.00 waktu setempat. 

Penyusupan dimulai saat satu kendaraan menerobos masuk pangkalan di pos pemeriksaan. Saat itulah, dua pria turun dari mobil kemudian kabur di area pangkalan. Satu di antaranya yang membawa senjata api ditangkap dan seorang lagi lolos.  

"Kami bisa mengonfirmasi satu orang yang ditangkap membawa senjata, tapi tidak ada tembakan yang dilepaskan," bunyi pernyataan Pangkalan Gabungan Andrews.

Di hari yang sama, pangkalan memperbarui keterangannya yang menyebutkan satu orang yang kabur belum juga ditemukan. Pencarian lanjutan terus dilakukan sampai penyusup ditemukan.

Media lokal melaporkan, Harris dan suaminya, Doug Emhoff, meninggalkan pangkalan menggunakan Marine Two. Menteri Perhubungan Pete Buttigieg, Menteri Perumahan dan Pembangunan Kota Marcia Fudge, Menteri Pendidikan Miguel Cardona, dan pejabat Badan Perlindungan Lingkungan Michael Regan yang baru saja bepergian bersama Harris juga dievakuasi dari pangkalan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut